Suara.com - Andy Puzder, kandidat menteri ketenagakerjaan yang dicalonkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, mengundurkan diri.
Ia menyatakan mundur dari pencalonan karena menghadapi tentangan dari sejumlah anggota parlemen Partai Republik sehingga peluangnya pada pemungutan suara soal pengukuhannya di tingkat Senat menjadi tipis.
"Setelah mempertimbangkan secara masak dan berdiskusi dengan keluarga, saya memutuskan untuk mundur dari pencalonan saya sebagai menteri ketenagakerjaan," kata pemimpin perusahaan makanan cepat saji itu dalam pernyataan kepada media, Rabu (16/2/2017) waktu setempat.
Puzder adalah calon pemegang jabatan tertinggi dalam kabinet Trump yang mengundurkan diri. Pengunduran dilakukan satu hari sebelum ia dijadwalkan menghadiri sidang pengukuhannya di Senat.
Media setempat melaporkan, Puzder tidak membayar pajak selama lima tahun bagi seorang pembantu rumah tangga. Ini yang membuat sejumlah anggota dari kalangan Partai Republik menyatakan kekhawatirannya. Selain itu, PRT yang dimaksud tidak memiliki izin bekerja di Amerika Serikat.
Puzder, pemimpin jaringan gerai makanan CKE Restaurants mengatakan ia merasa terhormat dicalonkan Presiden Donald Trump untuk memimpin Departemen Ketenagakerjaan dan untuk mengembalikan tenaga kerja dan bisnis Amerika menuju kesejahteraan yang berkelanjutan.
"Walaupun saya tidak bertugas di pemerintahan, saya sangat mendukung presiden dan timnya yang sangat hebat," kata Puzder dalam pernyataan terbuka.
Senator asal Negara Bagian Vermont, Bernie Sander, melihat Puzder sebenarnya memang tidak layak dicalonkan sebagai menteri ketenagakerjaan.
"Hal yang sebenarnya dilihat dari hubungannya dengan para karyawan di perusahaan yang dipimpinnya. Ia tidak layak memimpin suatu departemen yang bertanggung jawab membela hak-hak para pekerja," kata Sander, yang tahun lalu mencalonkan diri sebagai bakal calon presiden dari Partai Demokrat.
Baca Juga: Masuk Putaran Kedua Hadapi Anies, Apa Kata Ahok dan Djarot?
Pengunduran diri Puzder dianggap sebagai kemenangan oleh kalangan Demokrat. [Antara]vv
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Meninggal Dunia, Jenazah Mantan Menhan Juwono Sudarsono Disemayamkan di Kemenhan Hari Ini
-
Donald Trump Beri Sinyal Kuba Jadi Target Operasi Militer AS Berikutnya Setelah Iran dan Venezuela
-
Iran Siapkan Rencana Darurat Keluar dari NPT Nuklir Demi Balas Serangan Udara Israel
-
Iran Buka Jalur Kemanusiaan di Selat Hormuz Meski Blokade Masih Berlaku
-
Rudal Kiamat Iran Hantam Pemukiman Eshtaol Israel Hingga 11 Orang Terluka Parah
-
Geger! Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengambang di Kali Pacing Bekasi, Kondisi Mengenaskan
-
Dunia Rugi 11,5 Triliun Dolar AS karena Perang Iran Hingga Krisis Energi Global
-
Dukung PP TUNAS, IDAI Setuju Pembatasan Usia Pengguna Media Sosial bagi Anak
-
Iran Klaim 500 Tentara Amerika Tewas Kena Rudal di Dubai, Wilayah Arab Jadi Kuburan Militer AS
-
Viral Guru TPQ Banting Anak di Probolinggo, Kemenag Pastikan Sudah Diproses Hukum