Suara.com - Warga Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan mengeluhkan lambannya pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). Bahkan di antaranya sudah melakukan perekaman sejak September 2016 hingga kini belum juga bisa dicetak.
Keluhan tersebut salah satunya diungkapkan Riki Apantra (23) warga Peninjauan OKU di Baturaja, Sabtu yang sudah melakukan perekaman KTP Elektronik (E-KTP) sejak Agustus 2016.
Menurut dia, sudah enam bulan setelah perekaman, tapi sampai hari ini E-KTP belum juga bisa dicetak.
Diakuinya, memang pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil pada Desember lalu mengeluarkan surat keterangan KTP sementara, dan itu sangat rentan rusak.
"Namanya juga hanya sementara, karena hanya berupa kertas selembar maka KTP sementara itu akan cepat rusak akibat sering di lipat dan akhirnya robek," katanya, Sabtu (18/2/2017).
Kabid Kependudukan Rasidi Markan, menanggapi keluhan warga tetsebut mengatakan bahwa keterlambatan karena blangko KTP tidak ada.
"Kita sangat maklum kalau warga merasa resah, karena memang sejak September 2016, sudah kehabisan stok blanhko KTP dari pusat, itulah penyebab terlambatnya pencetakan," kata Rasidi Markan.
Selanjutnya, tahun 2017 ini belum ada pemberitahuan dari pusat kapan kepastiannya blangko itu didistribusikan ke setiap kabupaten/kota.
"Sampai hari ini belum ada kepastian kapan akan di disttibusikannya blangko KTP trrsebut, tapi ada informasi bulan Maret mendatang sudah siap," kata Rasidi.
Baca Juga: Belum Ada E-KTP, Komedian Dicky Chandra Tetap Bisa Nyoblos
Mengenai jumlah warga OKU yang KTP-nya belum tetcetak, dirinya mengaku bahwa sampai dengan akhir Januari 2017 mencapai 11 ribu lebih.
"Jumlahnya lebih dari 11 ribu, itu terhitung sampai akhir Januari lalu, belum di tambah pada Februari ini, dan dari jumlah tersebut Januari saja mencapai 1.200 yang sudah melakukan perekaman," katanya.
Oleh karena itu, ia mengimbau kepada warga OKU agar bersabar, kalau memang ada keperluan mendesak, KTP sementara yang kita keluarkan itu berlaku semua, baik itu untuk urusan perbankan, ansuransi, dan pernikahan.
Ia menambahkan, bagi warga yang sudah melakukan perekaman, cukup membawa surat keterangan perekaman atau resi bukti pembuatan KTP ke Disdukcapil, akan dikeluarkan KTP sementara bisa digunakan untuk semua keperluan. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Temuan e-KTP Palsu Asal Kamboja Tak Berkaitan dengan Pilkada DKI
-
Anggota DPR Kembalikan Duit, TSK Kasus e-KTP Bisa Bertambah
-
DPR: e-KTP dari Kamboja dan Laos Bukan untuk Curangi Pilkada
-
Muncul Paket KTP Palsu, Kapolri: Kalau Ini Adu Intel, Ngeri Juga
-
Heboh Jelang Pilkada, Polisi Lacak Paket KTP Palsu dari Kamboja
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
Terkini
-
Sumut Darurat Agraria: 450 Konflik Mandek, 1,8 Juta Jiwa Terdampak Bencana Sepanjang 2025
-
Roy Suryo Siap Laporkan Balik Eggi Sudjana, Sebut Ada Strategi Adu Domba 'Otoritas Solo'
-
Heboh Kota Tua Jadi Lokasi Syuting Film Lisa BLACKPINK, Begini Penjelasan Pihak Pengelola
-
Batal Lanjutkan RJ, Penghentian Kasus Hogi Minaya Tinggal Tunggu Surat Kejari Sleman
-
Nyaris Seluruh Faskes di Daerah Bencana Sumatera Berfungsi Normal
-
Buka Pelatihan Komunikasi Sosial, Kapolda Metro Jaya: Polisi Jangan Sakiti Hati Masyarakat!
-
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, PKB Beri Respons Begini
-
Lisa BLACKPINK 'Ambil Alih' Kota Tua untuk Syuting Film, Sejumlah Jalan Direkayasa hingga 7 Februari
-
Ketegangan AS-Iran Meningkat, Komisi I DPR RI Desak Kemlu Siaga Lindungi WNI
-
Fit and Proper Test DPR Disebut Cuma Formalitas, Formappi: Hanya Panggung Politik