Suara.com - Partai Persatuan Pembangunan kubu Djan Faridz menyatakan tetap konsisten mendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat di pilkada Jakarta putaran kedua yang akan diselenggarakan pada 19 April 2017.
"Hari ini kami PPP menyatakan tetap bersama dengan Ahok-Djarot mendukung beliau sampai beliau jadi gubernur," ujar Ketua Umum PPP Djan Faridz dalam jumpa pers di kantor PPP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/1/2017).
Dari sebelum pilkada putaran pertama, Djan Faridz sudah mendukung Ahok. Sikapnya berseberangan dengan kubu Romahurmuziy yang mendukung Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni.
Djan Faridz menjelaskan kenapa tetap mengusung Ahok, meski Ahok mendapat masalah hukum serius yaitu dugaan penodaan agama. Djan mendukung mereka karena faktor kinerja yang baik selama memimpin Jakarta periode pertama.
"Karena Ahok-Djarot sudah pernah memimpin Jakarta dan berprestasi. Prestasi yang kita senangi banyak berbuat untuk umat Islam. Saya akan berjuang sekeras-kerasnya agar PPP dan umat Islam mendukung beliau (Ahok-Djarot)," kata dia.
Contoh konkrit kinerja Ahok-Djarot yang selama ini tidak dipamer-pamerkan, kata Djan, mereka mendukung umat Islam dengan cara membangun tempat-tempat ibadah. Selain itu, memberangkatkan marbot ke Tanah Suci.
"Beliau nggak riya, ada SK Gubernur Nomor 2589 Tahun 2015 ada musala, masjid dan majelis taklim yang mendapat bantuan sebesar Rp15 juta sampai Rp75 juta dan berdasarkan SK Gubernur Nomor 308 tahun 2016, ada 125 musala, masjid dan majelis taklim yang mendapat bantuan kisaran Rp15 Juta sampai Rp100 juta, tapi dia nggak pernah promosi," kata Djan.
Selain itu, kata Djan, Ahok juga akan kembali membangun lima masjid di Jakarta, membangun gedung asrama haji di dekat bandara serta memberikan honor kepada ustadz atau ustadzah.
"Saya bilang, itu yang namanya asrama haji, tolong pikirkan agar asrama haji dekat dengan airport, kata Ahok kalau memungkinkan saya akan bangun. Jakarta akan lebih Islami dibandingkan Aceh. Beliau juga berjanji akan beri honor ustadz dan ustadzah, saya bilang sekalian marbot karena hidupnya dari kotak amal," katanya.
Untuk maju ke putaran kedua, Ahok-Djarot telah mendapatkan dukungan dari PDI Perjuangan, Golkar, Nasdem, Hanura, dan PPP kubu Djan Faridz.
Sementara pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno didukung Gerindra dan PKS
Sementara empat partai yang semula dukung Agus-Sylviana kini belum menentukan sikap. Keempat partai yaitu Demokrat, PAN, PKB, dan PPP kubu Romahurmuziy.
Berita Terkait
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
Terkini
-
Stok Minyak Indonesia Hanya 21 Hari, Pakar Ungkap Fakta di Balik Cadangan Energi Nasional
-
Pemerintah Revitalisasi 72 Sekolah Terdampak Bencana di Pidie Jaya: Habis Anggaran Rp 86,7 Miliar
-
Update Korban Perang: 1.332 Rakyat Iran Tewas Dibom Rudal AS-Israel
-
Ingatkan Pemerintah Jangan Terburu-buru Naikkan Harga BBM, DPR: Harus Jadi Opsi Paling Akhir
-
KPK Telusuri Aliran Gratifikasi Rita Widyasari, Periksa Japto Soerjosoemarno
-
Israel Ancam Incar Nyawa Pimpinan Baru Iran, 18 Aset Militer AS di Timur Tengah Terpetakan
-
Pesawat Jatuh di Maros, BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Rp1,7 Miliar Kepada Ahli Waris
-
Hasil Cek Kesehatan Gratis, Kemenkes Ungkap 10 Persen Anak Indonesia Alami Masalah Kesehatan Mental
-
Viral Simulator Kuda Polri, Kadiv Humas: Pengadaan 2016, Harganya Rp1 Miliar
-
Jelang Putusan Praperadilan Gus Yaqut, KPK Optimis: Seluruh Proses Dilakukan Sesuai Perundangan