Sahabat Anies-Sandi turut bersedih melihat perjuangan "Teman Ahok" yang kini disia-siakan partai politik pengusung. Juru Bicara Sahabat Anies-Sandi, Anthony Leong mengajak seluruh elemen "Teman Ahok" untuk bergabung bersama memenangkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di putaran kedua pilkada DKI 2017. Ia bahkan menyebut relawan pendukung Basuki itu dimanfaatkan untuk mencapai ambisi kekuasaan jangka pendek.
"Sedih melihat para founder "Teman Ahok" yang berjuang dari awal tapi kini disia-siakan pada kontestasi pilkada ini. Saya melihat anak muda ini jangan sampai tersinggung karena tidak bisa berjuang bersama dengan pilihan politiknya. Temen temen jadinya dimanfaatkan untuk mencapai ambisi jangka pendek saja," ujar Anthony Leong di Jakarta.
Koordinator Relawan Digital INSIDER (Anies-Sandi Digital Volunteer) itu menyatakan anak muda harus turut aktif di dunia politik untuk mengubah arah bangsa ke depan yang lebih baik.
"Anak muda yang baik-baik ini harus turut aktif di dunia politik entah itu mendukung orang baik atau langsung terjun ke politik praktis agar bisa kontribusi untuk merubah arah bangsa ke depan," ujar pengusaha muda itu.
Saat disinggung pernyataan "Teman Ahok" yang kini sudah lelah menghadapi perjuangan Pilkada ini, Anthony bingung melihat pernyataan Founder Teman Ahok, Singgih Widyastomo yang kini sudah capek
"Bingung! Dan saya yakin masyarakat banyak pasti heran. Perjuangan politik ini tanpa lelah seharusnya, kami berjuang di Sahabat Sandiaga Uno lebih dari 15 bulan, waktunya lebih kurang yang tidak begitu jauh dengan waktu berdirinya Teman Ahok. Kalau di kami perjuangan dalam pilihan politik ini tiada lelah, bekerja tiada henti untuk mencapai visi kita. Jika ini sampai setengah berhenti, berarti fondasi perjuangannya belum kokoh, pilihannya bisa jadi salah, value yang diperjuangkan mungkin ada yang kurang tepat," ujar Anthony yang juga menjadi salah satu pendiri dari "Sahabat Sandiaga Uno".
Ketika Teman Ahok ini sama sekali tidak dilibatkan, Relawan Anies-Sandi ini sangat menyambut baik untuk berjuang bersama dengan pasangan calon nomor urut 3. Ia menyebutkan Teman-teman Ahok itu harapan bangsa ke depan.
"Saudari Amalia Ayuningtyas, dan temen-temen lain itu anak muda yang penuh harapan. Amalia satu almamater dengan saya, saya yakin visi kita sama. Jadi kami ajak untuk bergabung majukan ibukota ke depan. Karena gagasan besar yang Anies-Sandi bawa adalah maju bersama, gerak bersama," kata Anthony yang juga alumnus Universitas Indonesia.
Baca Juga: Teman Ahok Ingin Persidangan Ahok Disiarkan Langsung
Sebelumnya, Founder Teman, Singgih Widyastomo, menyatakan kelelahannya untuk memenangkan Ahok di pilkada DKI putaran kedua.
"Kami kan sudah dua tahun ngurusin Bapak (Ahok), mungkin merasa mulai agak capek ya," ujar pendiri Teman Ahok, Singgih Widyastomo, kepada Kompas.com, Kamis (16/2/2017).
Singgih mengatakan, mereka belum bisa memutuskan apakah akan ikut membantu perjuangan Basuki-Djarot hingga pilkada berakhir. Hal itu akan mereka bicarakan lebih lanjut. Namun, hal yang pasti adalah mereka membutuhkan istirahat sejenak.
"Kami belum pikirkan itu, yang pasti kami mau istirahat dulu, yang pasti butuh liburan ya teman-teman semuanya," ujar Singgih.
Jika terlibat, kata Singgih, mungkin "Teman Ahok" akan menjadi tim pendukung saja. Singgih mengatakan, garda terdepan tetap ada pada partai politik pengusung Basuki-Djarot.
Berita Terkait
-
Ini Tantangan Terberat Penyelenggara Putaran Dua Pilkada DKI
-
TPS Utan Panjang Gelar Pencoblosan Ulang, Ini Penyebab Detilnya
-
Anies Mau Pantau Pencoblosan Ulang di TPS 29 Kalibata
-
Pelanggaran di TPS Kalibata, 2 Orang "Nyoblos" Lebih dari Sekali
-
Pencoblosan Ulang, Warga Kemayoran Masih Sedikit Datangi TPS
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Di Forum Abu Dhabi, Megawati Paparkan Model Rekonsiliasi Damai Indonesia dan Kepemimpinan Perempuan
-
Megawati di Forum Abu Dhabi: Perempuan Tak Perlu Dilema Pilih Karier atau Keluarga
-
Kemenag Nilai Semarang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, PRPP Jadi Lokasi Unggulan
-
Polda Bongkar Bukti CCTV! Pastikan Tak Ada Rekayasa BAP Kasus Penganiayaan di Polsek Cilandak
-
Beda Sikap Soal Ambang Batas Parlemen: Demokrat Masih Mengkaji, PAN Tegas Minta Dihapus
-
Perludem Soroti Dampak Ambang Batas Parlemen: 17 Juta Suara Terbuang dan Partai Tak Menyederhana
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir di Jakarta Barat
-
Mensos Gus Ipul Tekankan Penguatan Data untuk Lindungi Keluarga Rentan
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Prabowo Dijadwalkan Bertemu Donald Trump di AS, Bahas Tarif Impor dan Board of Peace