Duta Besar Arab Saudi Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi
Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Al Saud akan berada di Indonesia pada 1-9 Maret 2017. Raja Arab dan rombongan akan berada di Jakarta pada 1-3 Maret, kemudian pada 4 hingga 9 Maret 2017, mereka berlibur ke Bali. Mengapa Raja Salman pilih Bali sebagai tempat liburan?
"Bali merupakan tujuan wisata yang sangat terkenal, dan juga karena keindahan alamnya makanya dipilih," ujar Duta Besar Arab Saudi Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi dalam jumpa pers di Kedutaan Besar Saudi Arabia, Kuningan, Jakarta, Selasa (28/2/2017).
Osama menambahkan kunjungan Raja Salman ke Pulau Dewata tidak memiliki agenda apapun, selain berlibur. Di sana, dia akan menginap di kawasan Nusa Dua.
"Tentu khusus menikmati keindahan alam Bali tidak ada agenda lain, termasuk ketemu media. Raja hanya akan menikmati suasana keindahan Bali dan menjadi bahan renungan jika nanti kembali. Akan ke Nusa Dua," kata dia.
Selama di Jakarta, Raja Salman akan menginap di Hotel Rafless, Kuningan, Jakarta Selatan. Lokasinya tak jauh dari Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi.
Kunjungan Raja Salman merupakan kunjungan perdana Kerajaan Arab setelah 47 tahun. Kunjungan Raja Arab ke Indonesia terakhir kali terjadi di tahun 1970.
"Bali merupakan tujuan wisata yang sangat terkenal, dan juga karena keindahan alamnya makanya dipilih," ujar Duta Besar Arab Saudi Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi dalam jumpa pers di Kedutaan Besar Saudi Arabia, Kuningan, Jakarta, Selasa (28/2/2017).
Osama menambahkan kunjungan Raja Salman ke Pulau Dewata tidak memiliki agenda apapun, selain berlibur. Di sana, dia akan menginap di kawasan Nusa Dua.
"Tentu khusus menikmati keindahan alam Bali tidak ada agenda lain, termasuk ketemu media. Raja hanya akan menikmati suasana keindahan Bali dan menjadi bahan renungan jika nanti kembali. Akan ke Nusa Dua," kata dia.
Selama di Jakarta, Raja Salman akan menginap di Hotel Rafless, Kuningan, Jakarta Selatan. Lokasinya tak jauh dari Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi.
Kunjungan Raja Salman merupakan kunjungan perdana Kerajaan Arab setelah 47 tahun. Kunjungan Raja Arab ke Indonesia terakhir kali terjadi di tahun 1970.
Komentar
Berita Terkait
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran
-
Kritik Pedas CR7 Jadi Tamparan untuk Liga Indonesia: Pemain Terlalu Banyak Mengeluh!
-
7 WNI Ditangkap Otoritas Arab Saudi, Diduga Kasus Haji Ilegal dan Pelanggaran Finansial
-
3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat