Suara.com - Aparat TNI dan Polri memperketat pengamanan di sekitar Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, menjelang kedatangan Raja Arab Saudi, Salman Bin Abdul Aziz Al Saud, siang ini.
Kepala Polresta Bogor Kota Komisaris Besar Polisi Suyudi Seto memimpin langsung pengamanan.
"Kami coba untuk unjuk kekuatan agar orang-orang atau kelompok yang mungkin mencoba mengganggu kamtibas atau mungkin mencoba mengganggu agenda hari ini, akan berpikir untuk mengurungkan niatnya," katanya dikutip dari Antara.
Menurut rencana, dari Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, rombongan Raja Salman ke Istana Bogor melewati jalan tol Jagorawi.
Gerbang tol Bogor-Jagorawi akan disterilkan selama rombongan tamu negara melintas, Pengguna kendaraan lainnya dialihkan ke rute gerbang tol Ciawi dan Sentul.
Penutupan gerbang tol Bogor-Jagorawi dimulai dari pukul 12.30 WIB sampai dengan 13.30 WIB. Polisi juga akan mengalihkan arus lalu lintas dari gerbang Jagorawi menuju Istana Bogor selama beberapa saat, sampai rombongan tiba di Istana Bogor.
Sementara itu, situasi di Kota Bogor pagi ini terlihat lebih kondusif. Arus lalu lintas terpantau lancar. Cuaca juga cerah, mendukung penyambutan kedatangan Raja Salman.
Raja Salman akan berada di Jakarta pada 1-3 Maret. Kemudian pada 4-9 Maret berlibur ke Bali.
Raja Salman datang ke Indonesia membawa 1.500 orang, termasuk 10 menteri dan 25 pangeran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?
-
Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun