Suara.com - Menghadapi Pilkada DKI Jakarta putaran kedua, pasangan calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno akan memaksimalkan upaya untuk menggaet sekitar 23 persen warga Jakarta yang tidak memilih pada putaran pertama.
Menurut Anies, sebanyak 23 persen warga yang tidak menyalurkan hak pilihnya bukan pemilih golongan putih (golput). Sebab, dalam pengertiannya Golput adalah bentuk gerakan yang disengaja untuk tidak mencoblos.
"Kalau yang 23 persen, itu mereka tidak berpartisipasi. Saya rasa, ini kita perlu dorong nih yang belum berpartisipasi jika mereka mengalami kendala untuk berpartisipasi. Jadi mereka tidak golput," kata Anies di Jalan Kenanga 64, Ampera, Jakarta Selatan, Kamis (2/3/2017).
Mereka yang tidak bisa berpartisipasi saat pencoblosan biasa karena terkendala pekerjaan atau sibuk dengan kepentingan pribadi. Mereka perlu didorong agar mau merelakan sedikit waktunya supaya mau datang ke Tempat Pemungutan Suara.
Lebih lanjut, kalaupun 23 persen warga itu ikut memilih, bisa jadi hasil distribusi suara kurang lebih sama dengan hasil perolehan suara masing-masing paslon pada Pencoblosan pada 15 Februari 2017 kemarin.
"Kalau yang tidak partisipasi itu ikut, maka distribusi suaranya kurang lebih sama. Ini kalau random ya. Karena yang partisipasi itu tidak sistematis," ujar Anies.
Namun demikian, ia merasa bersyukur karena angka partisipasi pemilih pada putaran pertama angat tinggi. Kata dia, hal ini tidak terlepas dari peran media yang senantiasa menginformasikan kepada publik.
"Bahkan 77 persen itu kan tinggi sekali untuk sebuah partisipasi politik yang sifatnya sukarela. Itu karena perhatian yang besar di masyarakat dan teman-teman media yang adalah salah satu pihak paling berjasa di dalam membuat publik mau terlibat. Debat saja yang nonton, kalau tidak salah 84 atau 86 persen pernah nonton debat. Menurut saya karena jasa teman-teman di media, sehingga membuat warga berminat menggunakan haknya," kata Anies.
Baca Juga: Anies Baswedan Berencana Bangun Pusat Kebudayaan Betawi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kekalahan dari Persib Jadi Sinyal Keras, Shin Tae-yong Beberkan Masalah Utama Persija
-
Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?
-
Klub Mees Hilgers Punya Masalah Besar, Eks Pelatih MU Dituding Jadi Biang Kerok
-
9 Sunscreen untuk Memudarkan Flek Hitam dan Bekas Jerawat, Mudah Dibeli Online
-
Gus Ipul Tekankan Tiga Prioritas Pengelolaan Sekolah Rakyat
-
Malaysia Perketat Keamanan Bandara Usai Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta
-
Tito Minta 16 Kementerian/Lembaga Percepat Eksekusi Program Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatera
-
Rilis Surfin' Boy, Red Velvet Warnai Musim Panas dengan Suasana Romantis
-
Gus Ipul Bantah Isu Rebutan Tambang Jelang Muktamar NU: Itu Fitnah dan Jauh dari Fakta
-
Diberhentikan Sementara sebagai Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima 50 Persen Gaji Pokok