Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Al Saud, memberikan kenang-kenangan buat Masjid Istiqlal berupa potongan kiswah Ka'bah atau kain penutup ka'bah dari tanah suci Mekkah.
Kepala Bagian Protokoler dan Humas Masjid Istiqlal Abu Hurairah Abd Salam bangga menerima kiswah dari Raja Salman yang momentumnya bertepatan dengan ulang tahun Masjid Istiqlal yang ke 39 tahun.
Abu mengatakan jarang masjid mendapatkan hadiah kiswah dari Kerajaan Arab Saudi.
"Biasanya ini (potongan kiswah) masuk ke museum, ini dia (Raja Salman) bawa kasih ke kita dan jarang negara-negara lain dikasih, karena mahal, miliaran harganya. Pabriknya saja khusus," ujar Abu di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (3/3/2017).
Abu menambahkan kain kiswah tersebut akan dipajang di Masjid Istiqlal agar masyarakat dapat menyaksikannya. Namun lokasinya belum dipastikan untuk saat ini.
"Kiswah itu kain ka'bah, tapi tidak sepenuhnya, hanya potongan, itu kemudian diserahkan ke Masjid Istiqlal, untuk dipajang di masjid, entah di mana, lantai utama, perpustakaan, atau dimana, agar masyarakat di masjid ini bisa menikmati," kata Abu.
Saat ini potongan kiswah masih disimpan rapi di ruangan Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal.
"Nanti insya Allah (dipajang), masih di ruang ketua (Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal). Rencananya dibingkai," kata dia.
Kepala Bagian Protokoler dan Humas Masjid Istiqlal Abu Hurairah Abd Salam bangga menerima kiswah dari Raja Salman yang momentumnya bertepatan dengan ulang tahun Masjid Istiqlal yang ke 39 tahun.
Abu mengatakan jarang masjid mendapatkan hadiah kiswah dari Kerajaan Arab Saudi.
"Biasanya ini (potongan kiswah) masuk ke museum, ini dia (Raja Salman) bawa kasih ke kita dan jarang negara-negara lain dikasih, karena mahal, miliaran harganya. Pabriknya saja khusus," ujar Abu di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (3/3/2017).
Abu menambahkan kain kiswah tersebut akan dipajang di Masjid Istiqlal agar masyarakat dapat menyaksikannya. Namun lokasinya belum dipastikan untuk saat ini.
"Kiswah itu kain ka'bah, tapi tidak sepenuhnya, hanya potongan, itu kemudian diserahkan ke Masjid Istiqlal, untuk dipajang di masjid, entah di mana, lantai utama, perpustakaan, atau dimana, agar masyarakat di masjid ini bisa menikmati," kata Abu.
Saat ini potongan kiswah masih disimpan rapi di ruangan Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal.
"Nanti insya Allah (dipajang), masih di ruang ketua (Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal). Rencananya dibingkai," kata dia.
Menurut catatan Wikipedia, kiswah biasanya diganti setiap tahun pada tanggal 9 Dzulhijjah, hari ketika jamaah haji berjalan ke Bukit Arafah pada musim Haji. Nama kiswah dalam bahasa Arab berarti selubung (kain yang dikenakan pada peti) dan seasal dengan kata kisui dalam bahasa Ibrani. Setiap tahun, kiswah lama diangkat, dipotong-potong menjadi beberapa bagian kecil dan dihadiahkan kepada beberapa orang, pejabat Muslim asing yang berkunjung dan organisasi asing.
Komentar
Berita Terkait
-
Live Report: Suasana Salat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Istiqlal
-
Detik-Detik Pencuri Disergap Saat Itikaf di Masjid Istiqlal, Berakhir Ricuh
-
Dari Wakaf Al Quran hingga Dialog Peradaban, Pesan Kebersamaan Menggema dari Masjid Istiqlal
-
Link Daftar Iktikaf di Masjid Istiqlal Sudah Dibuka, Kuota Terbatas Cuma 400 Orang
-
Intip Kemeriahan Berbuka Puasa di Masjid Istiqlal, Ribuan Jemaah Padati Pelataran
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!