News / Metropolitan
Jum'at, 03 Maret 2017 | 14:57 WIB
Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Al Saud, memberikan kenang-kenangan buat Masjid Istiqlal berupa potongan kiswah Ka'bah atau kain penutup ka'bah dari tanah suci Mekkah.

Kepala Bagian Protokoler dan Humas Masjid Istiqlal Abu Hurairah Abd Salam bangga menerima kiswah dari Raja Salman yang momentumnya bertepatan dengan ulang tahun Masjid Istiqlal yang ke 39 tahun.

Abu mengatakan jarang masjid mendapatkan hadiah kiswah dari Kerajaan Arab Saudi.

"Biasanya ini (potongan kiswah) masuk ke museum, ini dia (Raja Salman) bawa kasih ke kita dan jarang negara-negara lain dikasih, karena mahal, miliaran harganya. Pabriknya saja khusus," ujar Abu di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (3/3/2017).

Abu menambahkan kain kiswah tersebut akan dipajang di Masjid Istiqlal agar masyarakat dapat menyaksikannya. Namun lokasinya belum dipastikan untuk saat ini.

"Kiswah itu kain ka'bah, tapi tidak sepenuhnya, hanya potongan, itu kemudian diserahkan ke Masjid Istiqlal, untuk dipajang di masjid, entah di mana, lantai utama, perpustakaan, atau dimana, agar masyarakat di masjid ini bisa menikmati," kata Abu.

Saat ini potongan kiswah masih disimpan rapi di ruangan Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal.

"Nanti insya Allah (dipajang), masih di ruang ketua (Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal). Rencananya dibingkai," kata dia.
 
Menurut catatan Wikipedia, kiswah biasanya diganti setiap tahun pada tanggal 9 Dzulhijjah, hari ketika jamaah haji berjalan ke Bukit Arafah pada musim Haji. Nama kiswah dalam bahasa Arab berarti selubung (kain yang dikenakan pada peti) dan seasal dengan kata kisui dalam bahasa Ibrani. Setiap tahun, kiswah lama diangkat, dipotong-potong menjadi beberapa bagian kecil dan dihadiahkan kepada beberapa orang, pejabat Muslim asing yang berkunjung dan organisasi asing.
 

Load More