Suara.com - Petugas gabungan dari Panitia Pengawas Pemilu Jakarta Barat, Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Cengkareng, dan Polsek Cengkareng telah menurunkan 10 buah spanduk berbau SARA. Spanduk-spanduk dengan tulisan berukuran besar "muslim wajib pilih pemimpin muslim" terpasang di berbagai tempat.
"Sudah berapa wilayah kami operasi ada Cengkareng Timur, Cengkareng Barat, Kapuk, Duri Kosambi dan Kedaung, Kali Angke," ujar Ketua Panitia Pengawas Pemilu Jakarta Barat Puadi di Jalan Pondok Randu, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (15/3/2017).
Puadi mengatakan ada 17 titik pemasangan spanduk yang ditarget. Tapi, untuk hari ini baru 10 titik yang dieksekusi.
"Spanduk yang bisa diturunkan sambil berjalan proses karena memang baru beberapa kelurahan yang kami turunkan," kata dia.
Razia spanduk dilakukan dengan cara-cara persuasif karena dikhawatirkan memancing reaksi negatif dari kelompok warga.
"Ya, kami harus hati - hati. Kalau pun nanti ada terkendala, Kami memang minta tetap berkoordinasi dengan kepolisian untuk proses penurunan," ujar Puadi.
Salah satu spanduk yang diturunkan aparat bertuliskan "muslim wajib pilih pemimpin muslim" dengan tulisan Arab di bawahnya yang artinya "kabarkan kepada orang-orang yang munafik bahwa mereka akan mendapatkan siksaan yang pedih (yaitu) orang-orang yang mengambil pemimpin kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin, apakah mereka mencari kepuasan di sisi orang kafir itu? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah." Di bawahnya terdapat tulisan "rapatkan barisan" #muslimvote #janganjadimunafik, satukan pilihan, #coblospecinya, #gubernurmuslimjakarta.
Tapi ada satu spanduk yang belum dicopot petugas gabungan. Spanduk tersebut terpasang di Masjid Jami Nurul Islam, Jalan Pondok Randu, RT4, RW 2, Duri Kosambi, Cengkareng. Petugas akan berkoordinasi dengan pengurus masjid terlebih dahulu untuk menyingkirkan spanduk bertuliskan “jamaah masjid ini tidak mensalatkan jenazah pendukung dan pembela penista Al Quran.”
"Belum bisa diturunkan. Nanti pengurus masjidnya dilobi dulu. Nanti akan musyawarah dulu sehabis salat Magrib," kata Puadi.
Pengurus Masjid Jami Nurul Islam Khosasih (42) mengatakan aparat tidak bisa begitu saja memasuki kawasan masjid untuk menurunkan spanduk tersebut.
"Ya, tunggu dulu musyawarah pengurus masjid. Saya hanya anggota, tidak berwenang memberikan izin. Pengurus inti baru ada ketika salat Magrib," kata Khosasih kepada Suara.com.
Pilkada Jakarta diikuti dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yaitu Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.
Berita Terkait
-
Viral Dinilai Hina Gereja di Inggris, Dokter Kecantikan Anggi Aprilyani Dilaporkan ke Polda Metro
-
Tanggapi Isu Penistaan Agama yang Serang JK, Sudirman Said: Saksi Hidup Beliau Terlalu Banyak
-
Viral Lafaz Allah di Tokong, Polisi Tangkap Pemilik Toko Bangunan
-
Soroti Laporan Terhadap JK, KAHMI Khawatir Sudah Jadi 'Mainan Politik'
-
Pemuda Katolik Soroti Klarifikasi JK, Dinilai Perlu Lebih Efektif dan Tak Perlu Berulang
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Korban Tewas KLM Nurul Salsa Bertambah, Dua Jenazah Perempuan Berhasil Diidentifikasi
-
Ramai Postingan Kurir "Ngelas", Ternyata Ini Maksud Sebenarnya
-
Agent Kim Reactivated: Saat Pertengkaran Remaja Sukses Guncang Dua Negara
-
Kasus Suap Muara Enim Makin Meluas, KPK Periksa Mantan Pj Bupati hingga Kepala Bappeda
-
Puncak Harlah PKB ke-28 Jadi Ajang Kumpul Elite Politik, Prabowo dan Gibran Juga Hadir
-
Bagaimana AI Membantu Sektor Industri Mengelola Konsumsi Energi? Begini Kata Indosat
-
Curhat ke Sri Sultan, GNB Ungkap Krisis Kepercayaan Publik pada Negara Kian Mengkhawatirkan
-
Belajar STEM Sejak Dini Bantu Anak Jadi Lebih Kreatif dan Percaya Diri
-
Cara Memilih Shade Bedak Sesuai Warna Kulit agar Hasil Makeup Tampak Natural
-
PSIM Yogyakarta Datangkan Mantan Bek Timnas Ceko, Ondrej Rudzan