Suara.com - Pasukan Pengamanan Presiden AS meningkatkan keamanan menyusul insiden ancaman bom yang terjadi area checkpoint Gedung Putih. Dalam peristiwa tersebut seorang laki-laki dibekuk karena mengaku membawa bom di dalam mobilnya dan berusaha menerobos masuk.
Sebelumnya, seorang laki-laki mengancam akan meledakkan Gedung Putih dan menggertak membawa peledak di dalam kendaraannya. Saat peristiwa terjadi Presiden AS Donald Trump sedang berada di Florida.
"18 Maret 2017 sekitar pukul 11.00 seseorang mengendarai mobil ke arah checkpoint di 15th Street dan E Street NW," kata jubir Paspampres seperti dikutip laman AFP.
"Setelah melakukan kontak, personel Pasppampres menangkap orang yang mencurigakan tadi dan mengamankan sebuah mobil mencurigakan. Sesuai protokol, Paspampres meningkatkan penjagaan," lanjutnya.
Satu jam berselang, Paspampres juga menangkap pelaku lain karena berusaha merangsek masuk Gedung Putih dengan melompati pagar. Setelah diperiksa, petugas tak menemukan senjata berbahaya. (AFP)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura
-
Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!
-
Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan
-
Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?
-
Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka
-
Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang
-
Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami
-
Dikritik Bambang Pacul, Ahmad Muzani Tegaskan Berangkat ke Iran sebagai Utusan Khusus Presiden
-
Tarif TransJakarta Mau Naik, Akankah Warga Kembali Memilih Kendaraan Pribadi?
-
Roy Suryo Siapkan Praperadilan Kedua Usai Menang Sebagian di PN Jaksel, Kini Gugat Status Tersangka