Suara.com - Wakil Ketua DPR dari Fraksi Gerindra Fadli Zon mengatakan warga dunia memperingati hari puisi sedunia atau dikenal dengan World Poetry Day pada Selasa (21/3/2017). World Poetry Day ditetapkan Unesco di tahun 1999 dengan memilih tanggal 21 Maret yang juga dirayakan sebagai Hari Penghapusan Diskriminasi Ras.
"Puisi, bagi saya adalah simbol dari kreatifitas jiwa manusia. Juga puisi adalah media untuk kritik dan perlawanan," tulis Fadli Zon di Twitter.
Menurut dia puisi juga dapat mengasah jiwa-jiwa pengecut menjadi pemberani. Berani bersikap dan mengambil keputusan.
Fadli Zon teringat pernyataan Umar Bin Khattab yang menyebutkan ajarkan sastra kepada anak-anakmu karena dapat mengubah anak pengecut menjadi pemberani.
"Bagaimana dengan Indonesia? Kita punya banyak penyair ternama dengan karya-karyanya yang mendunia. Persoalannya, seberapa banyak masyarakat hari ini yang masih intens membaca karya sastra khususnya puisi? Masihkah nama mereka dikenal generasi muda? Untuk menyebut beberapa nama seperti Chairil Anwar, Taufiq Ismail, Sapardi, Sutardji Calzoum Bachri," tulis dia.
Itu sebabnya, menurut Fadli, yang penting dari perayaan hari puisi sedunia adalah menciptakan tradisi membaca sastra yang lebih baik lagi.
Saat ini, Fadli Zon sedang menyelenggarkaan lomba Puisi Sajak Sang Penista Karya Fadli Zon mulai 20 Februari 2017 - 31 Maret 2017.
Tag
Berita Terkait
-
Ada 2 Raja Saling Mengklaim di Keraton Solo, Fadli Zon Mengadu pada DPR
-
Fadli Zon Sebut Pemerintah Tak Intervensi Urusan Keraton Solo: Fokus Kami Hanya Cagar Budaya
-
5 Fakta Kericuhan Keraton Surakarta, Adu Argumen Dua Kubu 'Berebut Tahta'
-
Korban Pemerkosaan Mei 1998 Alami Teror Berlapis, Dilarang Lapor Oleh Pejabat Negara
-
Sidang Gugatan Ucapan Fadli Zon Soal Pemerkosaan Massal 98: Psikolog UI Ditegur Hakim karena Minum
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?