Suara.com - Kesejahteraan manusia lanjut usia, sekarang ini menjadi salah satu perhatian dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Mereka sama-sama menawarkan layanan Kartu Jakarta Lansia.
"Soal Kartu Jakarta Lansia ada di 23 rencana kerja kami. Kami akan berikan bantuan kepada para kaum lansia," kata Sandiaga di Jakarta, Rabu (22/3/2017).
Sandiaga mengatakan di Ibu Kota banyak lansia yang nyatanya masih punya semangat untuk bekerja. Menurut dia yang paling tepat yang mesti dilakukan pemerintah adalah memberdayakan, bukan hanya memberikan bantuan.
"Kami juga ingin seperti tadi, Pak Ramdan yang 73 tahun, dan yang lain masih ingin kerja. Ternyata dia punya usaha sembako. Jadi kami ingin mereka juga ikut OK OCE," ujar Sandiaga.
One Kecamatan One Center of Entrepreneurship merupakan salah satu program yang ditawarkan pasangan Anies-Sandiaga jika kelak menang di pilkada.
"Itu yang kami punya suatu varian baru yang akan kita berikan ke temen-temen lansia," tutur Sandiaga.
Kategori lansia penerima layanan tidak jauh beda dengan program Ahok-Djarot yaitu mereka yang tidak punya penghasilan.
"Ayah saya dan ibu saya masuk tuh, 76 tahun sama 81 tahun. Tapi pasti mereka nggak akan mendapatkan bantuan dari kegiatan ini, karena ini ditujukan kepada lansia yang tidak dalam keadaan sejahtera," kata Sandiaga.
Terkait rencana komunitas Teman Ahok yang akan meluncurkan program tersebut dalam waktu dekat, Sandiaga tidak mau berkomentar.
"Sah-sah saja menurut kami. Biar warga Jakarta yang menilai apakah bagian dari varian abuse of power atau abuse of authority. Harus kita cermati sama-sama," kata Sandiaga.
Sebelumnya, Ahok menjelaskan program Kartu Jakarta Lansia sebenarnya sudah lama diterapkan pemerintah Jakarta. Tapi, sumber dananya ketika itu masih terbatas yaitu diambil dari uang operasional Ahok.
Tapi kalau nanti Ahok kembali terpilih terpilih menjadi gubernur, dia akan meluaskan jangkauan program karena anggarannya diambil dari APBD.
"Tapi kalau secara ramai dan besar, saya sudah nggak sanggup lagi dapatkan bantuan dari CSR (corporate social responsibility) dan macam-macam, ya kami harus lakukan dengan APBD," ujar Ahok di Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/3/2017).
Ahok mengatakan nilai bantuan program Kartu Jakarta Lansia Rp600 per bulan.
"Ya saya kira kalau untuk orangtua sehari punya Rp20 ribu, kan, lumayan. Rp600 ribu, kan, lumayan perbulan. Tetap mau beli harus gesek, nggak boleh tarik tunai," katanya.
Berita Terkait
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
-
Roasting Ayah Sendiri, Nicholas Sean Anak Ahok Viral Jualan 'Broken Home Cookies'
-
Ahok Puji Keberanian Pandji Pragiwaksono di Mens Rea: Gila, Nekat Banget
-
Air Laut Nyaris Sejajar Tanggul Pantai Mutiara, Bisa Bikin Monas Kebanjiran?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?