Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menghadiri acara syukuran Ulang Tahun ke-68 Agung Laksono di Jakarta, Minggu (26/3).
Anggota Forum Umat Islam akan menyelenggarakan aksi bertema Al Quran 313 pada Jumat (31/3/2017). Isu utama yang mereka angkat yaitu menuntut Presiden Joko Widodo mencopot Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari jabatan gubernur karena sudah berstatus terdakwa perkara dugaan penodaan agama.
Tim sukses pasangan Ahok dan Djarot Saiful Hidayat, Raja Juli Antoni, tak mengkhawatirkan aksi tersebut. Tapi Raja Juli menyoroti pemahaman hukum penggagas aksi tersebut.
"Ya nggak bisa (main copot), pengadilan sudah jalan, Kemendagri sudah punya cara berpikir posisionalnya sendiri, lalu apa yang mau diributkan lagi? Apa ingin menebar kebencian ulang?," kata Toni di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/3/2017).
Toni kemudian menyinggung hasil survei Lingkaran Survei Indonesia Denny JA yang menunjukkan pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno menang dari pasangan Ahok-Djarot.
"Mas Anies kan juga polling-nya saya lihat bagus hari Sabtu kemarin. Terus apa yang mau diharapkan dari aksi ini (313)," kata Raja Juli.
Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia berharap ajakan untuk mengikuti aksi tersebut tidak mendapat sambutan dari masyarakat.
"Mudah-mudahan nggak ada. Masyarakat tambah rasional ya. Akan terlihat mana yang betul-betul pemilih yang beradab, bergerak pada koridor dan menggunakan demokrasi untuk sebagai alat dan tujuan. Atau alat yang menggunakan demokrasi sebagai tujuan mereka," ujar Toni.
Tim sukses pasangan Ahok dan Djarot Saiful Hidayat, Raja Juli Antoni, tak mengkhawatirkan aksi tersebut. Tapi Raja Juli menyoroti pemahaman hukum penggagas aksi tersebut.
"Ya nggak bisa (main copot), pengadilan sudah jalan, Kemendagri sudah punya cara berpikir posisionalnya sendiri, lalu apa yang mau diributkan lagi? Apa ingin menebar kebencian ulang?," kata Toni di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/3/2017).
Toni kemudian menyinggung hasil survei Lingkaran Survei Indonesia Denny JA yang menunjukkan pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno menang dari pasangan Ahok-Djarot.
"Mas Anies kan juga polling-nya saya lihat bagus hari Sabtu kemarin. Terus apa yang mau diharapkan dari aksi ini (313)," kata Raja Juli.
Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia berharap ajakan untuk mengikuti aksi tersebut tidak mendapat sambutan dari masyarakat.
"Mudah-mudahan nggak ada. Masyarakat tambah rasional ya. Akan terlihat mana yang betul-betul pemilih yang beradab, bergerak pada koridor dan menggunakan demokrasi untuk sebagai alat dan tujuan. Atau alat yang menggunakan demokrasi sebagai tujuan mereka," ujar Toni.
Poster berisi ajakan untuk mengikuti aksi tersebut viral di media sosial.
Aksi tersebut rencananya dimulai dengan salat Jumat bersama di Masjid Istiqlal pada pukul 11.30 WIB. Setelah itu, mereka bergerak ke dpan Istana Merdeka pada pukul 13.00 WIB.
Komentar
Berita Terkait
-
Tanggapi Isu Penistaan Agama yang Serang JK, Sudirman Said: Saksi Hidup Beliau Terlalu Banyak
-
Viral Lafaz Allah di Tokong, Polisi Tangkap Pemilik Toko Bangunan
-
Soroti Laporan Terhadap JK, KAHMI Khawatir Sudah Jadi 'Mainan Politik'
-
Pemuda Katolik Soroti Klarifikasi JK, Dinilai Perlu Lebih Efektif dan Tak Perlu Berulang
-
Ketua API Kritik Pernyataan JK Soal Konflik Agama
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi