Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3 Sandiaga Uno bertemu pengusaha Edwin Soeryadjaya yang merupakan adik dari Edward Soeryadjaya di Jakarta, Selasa malam (28/3/2017).
Pasangan dari Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tersebut melakukan pertemuan dengan Edwin selama dua jam sambil makan malam.
Edward dan Edwin adalah adalah anak dari William Soerjadjaja yaitu pengusaha Indonesia yang menjadi terkenal karena sukses membangun PT Astra Internasional yang menjadi sebuah perusahaan besar di Indonesia.
"Saya pernah disekolahkan oleh Pak William. Dan hampir tiap minggu belajar dan makan malam dengan pak William selama hampir 10 tahun dari 1998-2007," kata Sandiaga.
Sandiaga mengatakan pertemuannya dengan Edwin sambil berdiskusi tentang William yang belum terekspos dalam buku "Man of Honor" yang akan dibuat semacam dokumentasi memori oleh keluarga William.
"Tentang kasus saya sempat dibicarain, Pak Edwin mengatakan saya harus menanggapinya dengam proporsional. Dan lagi zaman politik, Pak Edwin katakan 'tabah ajalah San'," kata Sandiaga.
Sandiaga mengatakan Edwin tahu bahwa ia tidak pernah melakukan perbuatan melanggar hukum dan tercela.
"Dan diyakini banyak unsur politik," katanya.
Ketua Dewan Direksi Ortus Holdings Edward S Soeryadjaya melaporkan Sandiaga ke polisi terkait tuduhan tindak pidana penggelapan.
Baca Juga: Polisi Cari Iwan Bopeng Nggak Ketemu, Panggil Sandiaga Cepat
Sandiaga dilaporkan bersama rekan bisnisnya Andreas Tjahyadi oleh Fransiska Kumalawati Susilo selaku orang yang diberi kuasa.
Laporan itu berkaitan dengan dugaan pidana penggelapan saat melakukan penjualan sebidang tanah di Jalan Raya Curug, Tangerang, Banten pada 2012.
Sementara itu, pada pilkada DKI Jakarta pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno lolos ke putaran kedua bersama pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat. (Antara)
Berita Terkait
-
Ini Surat Maaf Kader PDIP yang Buang Spanduk Anies ke Comberan
-
Kader PDIP Buang Spanduk Anies ke Comberan, Minta Maaf dan Mundur
-
Kronologis Kader PDIP Buang Spanduk Anies di Comberan
-
Anies akan Dilaporkan ke Polisi karena Dianggap Memfitnah Ahok
-
Polisi Cari Iwan Bopeng Nggak Ketemu, Panggil Sandiaga Cepat
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
Terkini
-
Pemerintah Bangun Ratusan Toilet dan Revitalisasi Sekolah di Kawasan Transmigrasi
-
Polda Metro Jaya Buka Posko Khusus, Cari Saksi Teror Air Keras Aktivis KontraS
-
Prabowo Instruksikan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
PVRI Kritik Pernyataan 'Antikritik' Prabowo Usai Insiden Penyiraman Air Keras: Ini Sinyal Represif!
-
Pulang Basamo 2026: Ribuan Perantau Minang Mudik Gelombang Kedua, Dari Bali hingga Samarinda
-
Pemudik Mulai Padati Terminal Kampung Rambutan, Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3 Lebaran
-
Negara Janji Tanggung Biaya Pengobatan Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras
-
Mencekam! Israel Bak Neraka, Api di Mana-mana Setelah Dirudal Kiamat Iran
-
Serangan Air Keras Aktivis KontraS Disorot PBB, Wamen HAM Desak Polisi Percepat Penyelidikan
-
Susul Sumbar, Sumut Capai Target Nol Pengungsi di Tenda Sebelum Lebaran