Suara.com - Perubahan cuaca yang cepat dari panas ke hujan maupun sebaliknya menjadi ujian bagi pebalap tim Pertamina Arden, Sean Gelael, pada uji coba resmi kedua di Sirkuit Sakhir, Bahrain menjelang bergulirnya balapan Formula 2 (F2).
Berdasarkan data hasil latihan dari manajemen tim Pertamina Arden yang diterima media di Jakarta, Kamis (30/3/2017), pebalap berusia 20 tahun itu telah menjalani uji coba sebanyak dua kali.
Uji coba pertama mampu berada di posisi 14 dengan catatan waktu satu menit 42, 632 detik. Kondisi berbeda terjadi pada uji coba kedua, anak pasangan Ricardo dan Rini Gelael ini harus puas di posisi 17 dengan catatan waktu satu menit 48,224 detik.
Hal tersebut terjadi karena lintasan yang dilalui berbeda dengan sesi uji coba pertama dan cenderung basah karena hujan.
Hal sama juga terjadi pada rekan satu tim Sean Gelael, Norman Nato. Pebalap asal Prancis ini pada uji coba pertama di Bahrain mampu berada di posisi empat dengan catatan waktu satu menit 41,718 detik. Pada uji coba kedua melorot ke posisi 12 dengan catatan waktu satu menit 46,154 detik.
Meski hasil uji coba belum stabil, hasil tersebut tidak dipermasalahkan manajemen Pertamina Arden. Menurut Kepala Mekanik Gaetan Jego, Sirkuit Sakhir cukup baik untuk persiapan menghadapi perlombaan sesungguhnya.
"Ini simulasi yang bagus. Kami melihat kedua pebalap kami terus menunjukkan grafik performa yang meningkat dibandingkan uji coba pertama di Barcelona," kata Jego.
Hasil positif yang didapat, kata Jego, adalah tidak ditemukannya kendala teknis pada kendaraan yang digunakan. Performa kendaraan yang digunakan Sean dan Nato cukup kompetitif meski masih banyak evaluasi untuk mendukung mereka meraih catatan waktu terbaik.
Sesuai dengan jadwal, uji coba resmi di Sirkuit Sakhir akan berlangsung hingga, Jumat (31/3/2017). Setelah menjalani uji coba resmi, semua pebalap F2 bakal menjalani balapan resmi di Sakhir Bahrain pada 14-16 April.
Baca Juga: Persib Perkenalkan Eks Striker Chelsea Ini ke Publik
Sebelumnya, Sean Gelael mengaku mulai nyaman dengan tim Pertamina Arden. Komunikasi dan kerja sama dengan rekan satu tim maupun tim pendukung dinilai sudah berjalan dengan baik.
Balapan satu level di bawah Formula 1 ini bakal diikuti 10 tim dengan 20 pebalap. Adapun jumlah seri yang akan dijalani pebalap yaitu sebanyak 11 seri atau sama dengan musim lalu. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan
-
Operasi Pekat Jaya Sepekan, Polda Metro Jaya Tangkap 105 Pelaku Tawuran, 56 Sajam Disita
-
Telak! Baru 7 Hari Dilantik Menkeu Purbaya, Kepala Kanwil Bea Cukai Sumbagsel Diciduk KPK
-
Prabowo Naikkan Gaji Hakim untuk Cegah Penegak Hukum Korupsi, Eks Ketua KPK: Tak Sesederhana Itu
-
Saat 16 Ormas Sepakat RI Gabung BoP, Israel Masih Terus Serang Palestina
-
Ciduk Kepala Pajak Banjarmasin Lewat OTT, KPK Sita Duit Tunai Lebih dari Rp1 Miliar
-
Buntut Siswa SD di NTT Bunuh Diri, Komisi X DPR Bakal Panggil Mendikdasmen Pekan Depan
-
Abraham Samad Akui Minta Prabowo Agar 57 Eks Pegawai Gagal TWK Abal-abal Kembali ke KPK
-
Kapolres Ngada Ungkap Kematian Bocah 10 Tahun di NTT Bukan Akibat Ingin Dibelikan Buku dan Pena
-
Pramono Optimis Transjabodetabek Rute Soetta Bakal Diserbu: Bayar Rp3.500, Siapa yang Nggak Mau?