Suara.com - Malam ini, seharusnya Kompas TV menyelenggarakan acara debat antar pasangan kandidat gubernur dan wakil gubernur Jakarta yaitu Basuki Tjahaja Purnama – Djarot Syaiful Hidayat dan Anies Baswedan – Sandiaga Uno.
Tapi, seperti yang sebelumnya berkembang di media sosial, Anies dan Sandiaga ternyata tidak menghadiri acara yang dipandu Rosianna Silalahi yang berlangsung di gedung Djakarta Theatre, Jakarta Pusat.
Jadinya, acara tersebut menjadi semacam talk show pasangan Ahok dan Djarot saja. Ahok tentu diuntungkan dengan acara ini karena dia menjadi leluasa menyampaikan hasil kerja beserta rencana kerjan kepada pemirsa.
Tanda #aniestakutdebat pun menjadi trending topic di Twitter zona Indonesia malam ini.
Sebagian besar warganet yang memakai hastaq tersebut mem-bully Anies. Lantas, ada yang menyinggung salah satu program andalan Anies Sandiaga.
"Wah anies lagi nyari rumah dp 0%, sampe2 ga dateng di acara rosi, mantap jiwa #AniesTakutDebat," tulis netizen.
Ketika berita ini diturunkan, acara yang dipandu Rosianna Sialahi sedang berlangsung. Acara tersebut dipenuhi dengan canda tawa.
"#AhokDjarotDiRosi lagi happy, sdangkan #AniesTakutDebat.. Kemana ya AniesUno? @KompasTV," tulis netizen.
Gara-gara pasangan lawan Ahok tidak hadir, terlihat Rosianna improvisasi habis-habisan agar acara tetap berlangsung baik.
Netizen yang lain beranda dengan meminta bantuan untuk mencari kemana perginya Anies.
"Dear @digembok @Digebuk mohon bantuannya u/ mencari @aniesbaswedan Dijadiin meme jg gk apa2 @Rosianna766Hi @AgusYudhoyono #AniesTakutDebat," tulis netizen.
"Pak Anies jangan lupa makan ya???#AniesTakutDebat," netizen lain menambahkan.
Hingga berita ini diturunkan, warganet terus menerus memperbincangkan Anies dengan hastag itu.
Tapi tak semua netizen mengejek Anies. Sebagian tetap berusaha menularkan sikap positif meskipun tetap memakai hastaq yang sama.
"Wkwk gapapa deh pak @aniesbaswedan ga dateng. Lebih menghibur, damai dan membahagiakan. #aniestakutdebat," tulis netizen.
Berita Terkait
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?