Suara.com - Presiden Joko Widodo tengah menyiapkan dana khusus atau dana abadi untuk pendidikan jangka panjang. Dana abadi pendidikan ini ditargetkan pada 2030 mendatang mencapai Rp400 Triliun.
"Dana Abadi pendidikan ini nantinya digunakan untuk pendidkan. Kemarin dihitung hingga 2030 kita akan mempunyai dana Abadi pendidikan sekitar Rp400 triliun," kata Jokowi dalam sidang paripurna kabinet tentang Pagu Indikatif Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2018 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (4/4/2017).
Menurut Jokowi, dana abadi pendidikan tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk generasi mendatang. Dana tersebut nantinya dialokasikan untuk beasiswa anak Indonesia yang akan melanjutkan pendidikan S2 dan S3 di luar negeri.
"Dana abadi ini gede bangat. Nanti dipakai untuk pendidikan, bisa S2 dan S3 di luar negeri," ujar dia.
Oleh karena itu, mantan gubernur DKI Jakarta ini memerintahkan Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk mengelola dana tersebut agar tepat sasaran. Ia mewanti-wanti agar dana tersebut jangan dialokasikan pada sektor lain yang tak berguna.
"Menteri Keuangan ini harus Sovereign Wealth Fund (SWF) untuk pendidikan, jangan semua dihabiskan tapi nggak tepat guna. Ini harus disisihkan, sehingga ada dana pendidikan yang besar, ini investasi jangka panjang untuk anak, cucu kita," tandas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Kinerja Pegadaian Dapat Apresiasi Presiden Prabowo dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
KPK Cecar Pejabat Bulog, Dalami Pembentukan Harga Beras dalam Kasus Korupsi Bansos
-
Ancaman Siber Berbasis AI Makin Canggih, Industri Keuangan Diminta Perkuat Ketahanan Digital
-
Puan Maharani Jawab Pujian Prabowo: PDIP Siap Bahu-Membahu Dukung Pemerintah Selama Demi Rakyat
-
Mantan Guru Ngaji Diduga Cabuli Anak di Masjid, Korban Capai 24 Orang dalam 11 Tahun
-
PT DSI Bisa Jadi Instrumen Perbaikan Tata Kelola Ekspor, Asal Transparan
-
DPR Sayangkan Prabowo Tak Singgung Kesejahteraan Guru di Pidato Kenegaraan
-
Marbot Masjid di Cilacap Cabuli 24 Anak, Korban Dipaksa Sumpah Alquran Supaya Bungkam
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya