Suara.com - Indonesia kembali meloloskan wakilnya di ganda putri Malaysia Open Super Series Premier 2017. Kali ini giliran Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari yang menyusul langkah rekan mereka sesama pelatnas, Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani, yang lebih dulu lolos ke babak kedua.
Della/Rosyita lolos ke babak kedua setelah melewati laga rubber game melawan Maiken Fruergaard/Sara Thygesen (Denmark) dengan skor 18-21, 21-10, 21-12, Selasa (4/4/2017).
Sebelumnya Anggia/Ketut juga harus bermain tiga game melawan Lim Yin Loo/Yap Cheng Wen (Malaysia), 21-23, 21-11, 21-17.
"Seharusnya di game pertama tadi kami lebih tenang, karena kami sebetulnya sudah tahu kalau pasangan Denmark ini banyak memberikan bola-bola datar, jarang main di depan net," jelas Della ketika ditanya soal game pertama, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Selasa malam.
"Mungkin karena ini pertandingan pertama, jadi agak belum pas feeling-nya soal arah angin. Di game pertama kami lebih banyak menunggu, di game selanjutnya kami lebih aktif untuk mencari kesempatan menyerang," Rosyita menimpali.
Della/Rosyita kemungkinan besar akan kembali berjumpa dengan wakil Denmark lainnya, yakni Kamilla Rytter Juhl/Christinna Pedersen, yang merupakan unggulan kedua.
Namun Juhl/Pedersen harus melewati laga pertama mereka terlebih dulu melawan Lin Xiao Min/Wu Fang Chien (Taiwan).
"Kalau bertemu dengan pasangan Denmark, kami akan mewaspadai serangan mereka," tutur Della.
Baca Juga: Hadiri Silaturahmi HIPMI dengan Sandi, Ical: Ini Saudara Kita
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?