Suara.com - Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) bakal menurunkan pemain-pemain elitenya di kejuaraan Malaysia Open Super Series Premier 2017.
Turnamen yang akan dilangsungkan di Kuching, 4-9 April 2017 ini merupakan salah satu gelaran turnamen premier bergengsi, dimana pemain rangking 10 besar dunia diwajibkan hadir.
Sektor ganda campuran masih menjadi sektor andalan tim Merah Putih pada ajang berhadiah total 600 ribu dolar AS ini. Pasangan peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, dijadwalkan akan berlaga di Malaysia.
"Target memang masih di nomor ganda campuran dan ganda putra, karena dua nomor ini yang prestasinya paling stabil. Di ganda campuran ada Tontowi/Liliyana dan Praveen (Jordan)/Debby (Susanto)," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Jumat (31/3/2017).
"Memang hasil (ganda campuran) di All England 2017 kurang maksimal, mudah-mudahan di Malaysia ada perbaikan, baik dari segi penampilan maupun kondisi," ujar lanjut Susy.
"Buat saya, kans Tontowi/Liliyana tetap terbuka. Kita tahu mereka pemain senior dan berpengalaman. Tontowi/Liliyana sudah dalam puncak karier mereka. Jadi saya percaya mereka punya komitmen dan sikap profesional," tambahnya.
"Mengenai penampilan mereka di All England 2017 kemarin, kondisi mereka memang belum maksimal. Liliyana belum sembuh total dari cedera (lutut kanan). Waktu kalah, Tontowi/Liliyana say sorry belum bisa meraih hasil maksimal, mereka bilang akan persiapkan diri lagi untuk kejuaraan berikutnya," ujar peraih medali emas tunggal putri di Olimpiade Barcelona 1992 ini.
Sementara itu, pasangan ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang juga menjadi andalan, tengah berada di New Delhi untuk mengikuti kejuaraan India Open Super Series 2017. Pasangan rangking satu dunia ini bertekad untuk mempertahankan gelar juara di India yang mereka raih tahun lalu.
Tugas Marcus/Kevin memang tak mudah, usai India Open, keduanya langsung terbang ke Kuching, Malaysia, untuk mengikuti Malaysia Open Super Series Premier 2017.
Belum usai rentetan turnamen yang harus diikuti Marcus/Kevin, mereka juga terdaftar di ajang Singapore Open Super Series 2017 yang bakal dilangsungkan usai Malaysia Open.
"Tentunya harapan kita adalah Marcus/Kevin bisa juara, tetapi kan tidak bisa seperti robot yang juara terus, manusia kan ada batasnya. Apalagi mereka harus mengikuti turnamen beruntun yang sifatnya wajib. Namun, Marcus/Kevin pasti sudah tahu standard mereka, minimal harus semifinal, jangan sampai dibawah itu," kata Susy.
Sementara itu di tunggal putra, pelatnas menurunkan empat wakil yaitu Jonatan Christie, Ihsan Maulana Mustofa, Anthony Sinisuka Ginting dan Muhammad Bayu Pangisthu. Dua pemain senior, Sony Dwi Kuncoro dan Tommy Sugiarto juga turun.
Sementara itu, satu pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Rizki Amelia Pradipta, terpaksa batal tampil karena Rizki mengalami cedera lutut kiri.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?