Suara.com - Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani menjadi wakil Indonesia pertama yang melaju ke babak kedua turnamen Malaysia Open Super Series Premier 2017.
Di babak pertama, Selasa (4/4/2017), keduanya menyingkirkan pasangan tuan rumah Lim Yin Loo/Yap Cheng Wen dengan rubber game, 21-23, 21-11, dan 21-17.
Meskipun baru memasuki babak pertama, namun duel kedua pasangan ini cukup seru dan menarik perhatian penonton.
Anggia/Ketut sebetulnya berpeluang besar mengamankan game pertama lebih cepat saat unggul jauh 19-13. Namun, kesalahan demi kesalahan dilakukan mereka.
Lim/Yap pun memanfaatkan kesempatan ini dan menyamakan kedudukan menjadi 19-19 dan 20-20, sehingga terjadi deuce.
Didukung supporter tuan rumah, Lim/Yap semakin tak terbendung. Game pertama pun lepas dari genggaman Anggia/Ketut.
Belajar dari kesalahan, Anggia/Ketut tancap gas di game kedua. Mereka menang telak dan tak memberikan kesempatan sedikitpun pada lawan.
Kejadian di game pertama kembali terulang di game ketiga. Anggia/Ketut yang sudah unggul jauh 10-3, kembali harus adu mental menghadapi lawan yang pelan-pelan menyamakan kedudukan 11-11.
Namun Anggia/Ketut telah belajar dari game pertama dan mereka berusaha untuk tampil lebih tenang, hingga akhirnya menang 21-17.
Baca Juga: Ditanya Soal Lobi Jadi Ketua DPD, OSO: Saya Nggak Mengerti Lobi
"Di game pertama, dua kali kami merasa dicurangi hakim garis. Ini mempengaruhi kami, apalagi kejadiannya waktu angka-angka ‘tua’. Setelah itu kami mainnya jadi buru-buru. Kami sebetulnya sudah ‘pegang’ permainan, tapi kami malah mainnya tidak terarah dan nggak banyak mengatur permainan," beber Anggia soal game pertama, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Selasa malam.
"Kami tahu ini tidak boleh jadi alasan kekalahan di game pertama. Di game ketiga, kami tidak memikirkan lawan dapat poin, yang kami pikirkan poin kami pokoknya harus nambah terus. Untungnya pelatih sangat menenangkan, walaupun kami tahu di game pertama pasti dia kesal, tapi dia bisa kontrol emosinya, jadi kami bisa lebih tenang dan menahan emosi juga di lapangan," Ketut menimpali.
Di babak kedua, Anggia/Ketut sudah ditunggu unggulan pertama, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi (Jepang). Ini adalah pertemuan ketiga Anggia/Ketut dengan pasangan rangking satu dunia tersebut. Matsutomo/Takahashi sementara unggul 2-0.
"Lebih fokus lagi di poin demi poin, kami tahu kualitas mereka seperti apa, yang penting kami percaya diri melawan unggulan pertama," kata Anggia saat ditanya soal kesiapan di babak kedua.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal