Suara.com - Gerakan Pemuda Ansor DKI Jakarta membuka pos komando (posko) di 47 kelurahan ibu kota, yang dianggap rawan intimidasi dan kekerasan oleh kelompok radikalis Islam.
Ketua GP Ansor DKI Jakarta Abdul Azis mengatakan, posko itu juga difungsikan sebagai tempat pengaduan bagi warga yang merasa diintimidasi atau menjadi korban kekerasan selama proses putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 19 April 2017.
Hal tersebut ia ungkapkan di hadapan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot), di kantor PP GP Ansor, jalan Kramat Raya, nomor 65 A, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (7/4/2017).
”Rincinya, kami membangun 21 posko di Jakarta Selatan, 16 posko di Jakarta Timur, dan 10 posko di Jakarta Utara. Posko-posko itu dibangun di daerah rawan intimidasi dan kekerasan saat pilkada,” ungkap Abdul Azis.
Setiap posko, kata dia, dijaga anggota GP Ansor yang siap mengawal pilkada Jakarta berlangsung aman dan lancar.
Azis menuturkan, posko-posko itu dibangun atas inisiatif sendiri agar kelompok-kelompok radikalis Islam tidak memolitisasi agama dan menguntungkan segelintir elite.
Prinsip GP Ansor, sambung Azis, adalah menciptakan kerukunan umat beragama dalam wadah negara kesatuan RI.
"Kami, GP Ansor, sangat menolak calon gubernur dan calon wakil gubernur yang didukung Islam radilkal dan garis keras," tegasnya.
Baca Juga: Soal Penundaan Sidang Ahok, DPR Pasrahkan ke Aparat Hukum
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Kesaksian Warga soal Pengeroyokan Penjaga Warung di Kemayoran: Saya Anggota, Jangan Ikut Campur!
-
Pakar UMY Desak Batas Peradilan Militer Dipertegas: Jangan Jadi Pengecualian Hukum
-
BPS: Angka Pengangguran di Jakarta Capai 334 Ribu
-
Dipolisikan 40 Ormas Islam, Ade Armando Tantang Balik: Tunjukkan Bukti di Video Mana
-
Polda Kalsel Minta Maaf, AKBP Viral Merokok Sambil Nyetir Langsung Diperiksa Propam!
-
Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026
-
DJKI Hadirkan Layanan KI di MPP Jakarta, Permudah Akses dan Pendampingan Masyarakat
-
Terungkap Alasan Ade Armando Cabut dari PSI: Jangan Serang Partai Gara-gara Saya
-
Tambahan TKD Rp10,6 Triliun Tuntas Disalurkan, Pemulihan Pasca Bencana Melaju Pesat
-
Ledakan Tambang Batu Bara Kolombia Tewaskan 9 Pekerja Akibat Akumulasi Gas Metana Mematikan