Suara.com - Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memastikan proyek reklamasi di teluk Jakarta sepenuhnya untuk kepentingan rakyat. Hal ini disampaikan Ahok usai menjalani debat kandidat Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua yang berlansung di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan (12/4/2017) malam.
"Reklamasi itu total untuk rakyat. Bayangin saja ya, seluruh pulau reklamasi hasilnya sertifikat atas nama pemda DKI lho," kata Ahok.
Ahok menjelaskan, setiap orang yang membeli tanah di pulau reklamasi dan ingin membuat sertifikat akan kena 5 persen dari nilai jual objek pajak. Uang tersebut lagi-lagi masuk ke DKI.
Tak hanya itu, pengembang reklamasi, ucap Ahok, juga diwajibkan menyediakan fasilitas umum dan fasilitas sosial.
"Yang sisa, yang dia bisa jual 52 persen, itu 5 persen gross punya DKI juga. Terus tiap tanah yang bisa dia jual, dia dikenain 15 persen dari NJOP. Untung banget kita," kata Ahok.
Untuk memikirkan nasib nelayan, pemerintah Jakarta, kata Ahok, akan menyelesaikan pembangunan tanggul laut setinggi 3,8 meter di dekat Waduk Pluit. Nantinya seluruh nelayan akan bersandar di depan tanggul.
"Lalu di balik tanggul itu, kan kita sengaja lebihin tanah yang di Muara Baru kan lebih 10 hektar, itu semua tuh komplek rusunnya nelayan," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Jeda Iklan, Djarot Sempat Hampiri Istri, Ini yang Terjadi
-
Ahok-Djarot Ingin Jakarta Punya Infrastruktur Kelas Dunia
-
Maruarar Sirait Minta Debat Putaran Kedua Pilkada DKI Ditambah
-
Yuk, Ramaikan Debat Cagub Jakarta dengan Ikut Polling Suara.com
-
Riset Sikap Ahok-Djarot dan Anies-Sandi soal Kaum Minoritas
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
-
Jaga Stabilitas Harga Daging Jelang Ramadan di Jakarta, Dharma Jaya Impor Ratusan Sapi
-
Santunan Korban Bencana Sumatra Disalurkan, Mensos Sebut Hampir Seribu Ahli Waris Terbantu
-
PDIP Sebut 100 Persen Warga Indonesia Bisa Mendapatkan BPJS Gratis, Begini Kalkulasinya
-
Adu Mulut Menteri Keuangan dan Menteri KKP Bikin PDIP Geram: Jangan Rusak Kepercayaan Pasar!
-
Wamensos Agus Jabo Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Korban Penganiayaan di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik Pelaku
-
Pemerintah Kucurkan Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu Per Bulan, Pembangunan Huntap Capai 15.719 Unit
-
Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga