Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak ingin blusukan atau mendatangi rumah susun saat masih suasana Pilkada DKI Jakarta. Jika ke rusun, Ahok takut dianggap tengah kampanye.
Ahok menilai rumah susun di Jakarta kondisinya masih tak sesuai harapan warga Jakarta. Ada yang atapnya bocor, hingga lift yang suka tidak bisa digunakan.
"Memang banyak rusun rusak. Itu alasan kita ingin bentuk pasukan sendiri untuk rehab," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (17/4/2017).
Pasukan yang dimaksud Ahok adalah Pasukan Merah. Pasukan tersebut setelah resmi diluncurkan oleh pemerintah Jakarta akan membenahi sejumlah fasilitas umum di Jakarta, salah satunya rusun.
Beberapa rusun milik DKI yang kondisinya rusak salah satunya di Rumah Susun Sederhana Sewa Jatinegara, Jakarta Timur. Saat ditanya apakah ada rencana untuk meninjau rusun yang rusak, Ahok mengatakan baru akan turun ke lapangan setelah pilkada Jakarta 19 April. Sebagai calon petahana, ia takut apabila tinjau rusun dianggap kampanye oleh sebagian orang.
"Mungkin habis pilkada akan tinjau. Kalau sekarang aku ke sana, aku dikira kampanye lagi. Kalau saya ke (rusun) Jatinegara seolah-olah kampanye," kata Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 5 Mobil Bekas Toyota Pengganti Avanza, Muat Banyak Penumpang dan Tahan Banting
- 27 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Januari 2026: Ada Arsenal 110-115 dan Shards
- iQOO 15R Lolos Sertifikasi Resmi, Harga Diprediksi Lebih Terjangkau
Pilihan
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Baterai Jumbo, Aman untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Amnesty International Desak Investigasi Independen atas Kematian Alfarisi di Rutan Medaeng Surabaya
-
Kapasitas Terbatas, Pramono Anung Buka Peluang Tambah Jadwal Pertunjukan di Planetarium TIM
-
Jadi Mendikbudristek Era Jokowi, Nadiem Makarim Akui Tak Paham Politik Hingga Pendidikan
-
Sejak Jadi Mendikbudristek, Nadiem Klaim Kekayaannya Berkurang hingga Tak Dapat Saham Tambahan Gojek
-
Tolak Pilkada via DPRD, Benny K Harman: Jangan Ambil Hak Rakyat Cuma karena Alasan Anggaran
-
Satu Akun Tumbang Minta Maaf, Andi Arief Tagih Pelaku Fitnah SBY Lain: Kami Tunggu
-
Prabowo Gelar Retret Kabinet Merah Putih di Hambalang Besok, Ini Bocorannya
-
Kagum dan Berkaca-kaca Dengar Pledoi Laras Faizati, Usman Hamid: Ia Membela Kemanusiaan
-
Terharu Puisi Dukungan dari Khariq Anhar, Laras Faizati: Ini Perjuangan Kita Bersama
-
Anak Sulung Jadi Saksi Kunci, 10 Orang Diperiksa di Kasus Kematian Satu Keluarga Priok