Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menunggu janji pesaingnya di Pilkada Jakarta 2017, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno terkait penutupan Hotel Alexis.
Anies-Sandi akan dilantik menjadi gubernur dan wakil gubernur Jakarta pada Oktober 2017.
Saat kampanye di pilkada, pasangan calon nomor urut tiga itu sesumbar mau menutup tempat prostitusi di ibu kota. Kini, banyak masyarakat yang menunggu janji-janji tersebut, salah satunya Ahok.
"Justru gue mau tunggu dia (Anies-Sandi) tutup (Alexis)," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (21/4/2017).
Kemarin, Ahok meminta jurnalis untuk menanyakan soal janji tersebut langsung ke mantan menteri pendidikan dan kebudayaan RI. Sebab, dialah yang memiliki janji untuk memusnahkan tempat prostitusi. "Tanya Gubernur baru saja," kata Ahok.
Sebelumnya, Anies dan Sandiaga menegaskan akan menepati semua janji selama masa kampanye. "Itu pasti (menutup Hotel Alexis), akan harus dilakukan. (Tapi) kami nggak bisa melakukan apa-apa sekarang, kami belum punya perangkat," kata Sandiaga di Kemang, Jakarta Selatan.
Sandiaga mengatakan tentu saja nanti akan tetap mengikuti proses. "Tapi enam bulan ke depan kami fokus rekonsiliasi dulu," kata Sandiaga.
Penutupan tempat prostitusi sesuai diatur Perda DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum, yang disalah satu pasalnya melarang segala kegiatan prostitusi.
Selama ini, pemerintah Jakarta di bawah kepemimpinan Ahok-Djarot tidak menutup hotel tersebut dengan alasan belum mendapatkan bukti kegiatan prostitusi.
Baca Juga: Pengacara Anggap Tuntutan Jaksa Mengada-ada, Ahok Harusnya Bebas
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Membaca Radar Hashim: Siapa Pejabat di Kabinet yang Terancam Dicopot?
-
Kejagung Sinyalir 26 Perusahaan Terlibat Korupsi Ekspor CPO, Kerugian Capai Rp14 Triliun
-
Korban Bencana Sumatra Dapat Kompensasi hingga Rp 60 Juta Lebih, Ini Rinciannya
-
Kemensos Mulai Salurkan Santunan Korban Banjir Sumatra ke Ahli Waris, Segini Nominalnya
-
Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
-
Tercemar Pestisida, Kapolres Tangerang Kota Larang Warga Konsumsi Ikan Mati di Sungai Cisadane
-
2 Pilot Pesawat Smart Air Tewas Usai Diserang OTK di Papua, Polisi Buru Pelaku
-
Tuntutan Guru Madrasah, Wakil Ketua DPR: Prosesnya Tak Seperti Makan Cabai, Langsung Pedas
-
Sebut Trenggono Menteri Sahabat, Purbaya Jawab Soal Mandeknya Order Kapal dari Inggris
-
Dua Pilot Tewas, Polisi Terobos Medan Ekstrem Usai Pesawat Smart Air Ditembaki di Boven Digoel