Partai Gerindra optimis bakal menjadi partai pemenang Pemilu 2019 mendatang. Hal ini menyusul kemenangan pasangan Anies Baswedan- Sandiaga Uno dalam kontesasi Pilkada DKI 2017.
“Kemenangan Anies- Sandi dalam Pilkada DKI 2017 ini sekaligus membuka peluang kemenangan partai Gerindra di Pemilu 2019 mendatang. Ibarat dalam permainan sepak bola, Gerindra sudah berada dekat di mulut gawang,” papar Anggawira ,Fungsionaris Partai Gerindra di Jakarta, Rabu (26/4/2017).
Pernyataan Anggawira diperkuat dengan hasil survei yang dilakukan PolMark Indonesia terhadap elektabilitas partai politik pada Jumat (21/4/2017). Hasilnya, Partai Gerindra menempati posisi kedua dengan presentase sebesar 16,1 persen bersaing ketat dengan Partai PDIP yang menempati posisi pertama dengan perolehan nilai sebesar 16,9 persen.
Atas perolehan tersebut Anggawira mengklaim bahwa sebagai partai pengusung Anies- Sandi, Gerindra mendapatkan kepercayaan cukup tinggi dari masyarakat, hal ini tentu akan membawa dampak keuntungan politik bagi partai berlambang burung garuda tersebut.
“Disamping itu pula, masyarakat cenderung kecewa terhadap konstelasi politik saat ini yang jauh dari harapan. Kemudian, seiring dengan banyaknya kasus- kasus hukum yang menyeret beberapa nama pejabat negara, membentuk persepsi buruk masyarakat terhadap pemerintahan saat ini,” terang juru bicara Tim Pemenangan Anies- Sandi ini.
Bila sebelumnya pada periode 2014- 2019 Gerindra memperoleh 73 kursi di DPR RI, Anggawira meyakini pada periode 2019-2024 mendatang, Gerindra akan mendapatkan sekitar 150 kursi di DPR RI. Hal ini dikatakannya didasarkan oleh konsistensi Gerindra sebagai partai yang paling memperjuangkan ekonomi kerakyatan, dan anti korupsi.
“Masyarakat Indonesia, dapat menilai sendiri bagaimana komitmen Gerindra dalam menjalankan praktik politik bersih. Terbukti, selama kurun waktu ini tidak seorang pun anggota parlemen dari Fraksi Gerindra baik yang dipusat, maupun daerah, tersangkut kasus korupsi,” simpulnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
Terkini
-
Aktivis: Dasco Sering Hadiri Diskusi Informal Lintas Spektrum Politik Demi Serap Kritik
-
Siswi SMP Kalideres Diduga Jadi Korban Pelecehan saat Pulang Sekolah, Ini Hasil Temuan Polisi
-
Hasil Dialog Pandji Pragiwaksono Soal Kasus Mens Rea, Diminta Tobat dan Berakhir Sejuk
-
Haji Tanpa Antre? Kemenhaj Godok Skema 'War Tiket' Arahan Prabowo, Begini Mekanismenya
-
Mendagri Ingatkan Pemda Kreatif Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah
-
Buka Musrenbang Provinsi Sulut, Mendagri Ajak Pemda Tangkap Program Prioritas Nasional
-
TAUD Resmi Tempuh Laporan Polisi Model B Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Dukung Resiliensi UMKM di Era Perubahan, Shopee & JNE Gelar Pelatihan Bagi Puluhan Pengusaha Lokal
-
Iran Kembali Tutup Selat Hormuz, Kapal Tanker Terpaksa Putar Balik di Oman
-
Tolak Usul JK Naikkan BBM, Gibran: Perintah Presiden Jelas, Harga Harus Tetap Terjangkau!