Suara.com - Tubagus Hasanuddin angkat bicara terkait rumor maju dalam bursa calon gubernur Jawa Barat 2018. Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat ini mengatakan tidak akan maju.
Sebaliknya, TB Hasanuddin malah menyarankan kader yang lebih muda untuk maju dalam perhelatan Pilkada Jawa Barat 2018, meski namanya muncul sebagai calon internal PDI Perjuangan.
"Saya sudah ngomong, sebaiknya diserahkan saja kepada yang muda-muda," kata Hasanuddin yang juga wakil ketua Komisi I di DPR, Jakarta, Rabu (26/4/2017).
Hasanuddin mengatakan, saat ini usianya sudah 60 tahun, sehingga, tidak cocok lagi untuk menjadi kepala daerah.
Dengan munculnya orang-orang muda, menurut Hasanuddin, hal ini membuktikan munculnya regenerasi dari partai berlambang Banteng bermoncong putih itu.
"Saya ingin menunjukan bahwa regenerasi itu penting. Serahkan sama yang muda-muda. Kalau nanti bupati, wali kota, dipimpin umur 60 begitu, aduh begitu. Saya ikhlas menyerahkan regenerasi kepada mereka yang muda. Mereka juga (ada yang sudah) S3, Doktor," katanya.
Lebih jauh, Hasanuddin mencontohkan, ada sejumlah nama orang muda yang bisa dimunculkan dalam Pilkada Jawa Barat. Diantaranya Abdi Yohana yang notabene sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Barat.
"(Abdi Yohana) itu potensial. Muda, umurnya masih 40-50 tahun," tuturnya.
Baca Juga: Tak Ada Kaitan, 2 Pengintai Novel Dilepas, Ini Alasannya
Berita Terkait
-
Demokrat Sedang Berstrategi untuk Mengikuti Pilgub Jawa Barat
-
PDIP Tak Yakin Koalisi PKS Dengan Gerindra di Pilkada 2018 Awet
-
Skenario Gerindra untuk Tarung di Pemilihan Gubernur Jabar 2018
-
Kapok Kasus Ahok, Gerindra Beri Sinyal Tutup Pintu Ridwan Kamil
-
PDIP Buka Pendaftaran Cagub Jabar 20 Mei, Siapa Minat?
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Roy Suryo Endus Manuver 'Balik Kanan' Eggi Sudjana soal Ijazah Jokowi, Ada Apa?
-
Pendukung Israel Minta AS Segera Caplok Greenland, RUU Aneksasi Sudah Disiapkan
-
Demokrat Bicara Soal Sikap SBY Terkait Pilkada Dipilih DPRD: Serahkan Ke AHY, Ikuti Langkah Prabowo
-
KPK Geledah Kantor DJP, Amankan Dokumen dan Uang 8.000 SGD
-
Dede Yusuf Jelaskan Makna 'Matahari Satu' SBY: Demokrat Satu Komando di Bawah AHY
-
Tragis! Tiga Warga Cilincing Tersengat Listrik di Tengah Banjir Jakarta Utara
-
IKN Nusantara: Narasi Kian Meredup Meski Pembangunan Terus Dikebut?
-
Kejaksaan Agung Mutasi 19 Kepala Kejaksaan Negeri di Awal Tahun
-
KPK Ungkap Petinggi PBNU Diduga Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji
-
Fahri Hamzah: Pilkada Lewat DPRD Diskusi Efisiensi, Jangan Terlalu Curigai Prabowo