Suara.com - Kapal induk terbesar yang dimiliki oleh Amerika Serikat (AS), USS Gerald R Ford kembali menarik perhatian publik internasional setelah dikabarkan akan keluar dari wilayah perang.
Langkah ini langsung memunculkan beragam spekulasi, termasuk kabar tak biasa yang ramai diperbincangkan. Mulai dari insiden kebakaran di dalam kapal hingga persoalan sistem sanitasi yang dinilai sempat mengganggu aktivitas operasionalnya.
Di tengah perannya sebagai pilar utama kekuatan militer Amerika Serikat dalam operasi terhadap Iran, USS Gerald R. Ford justru menghadapi berbagai kendala teknis yang cukup kompleks.
Penugasan yang berlangsung sangat lama tanpa jeda juga disebut ikut berdampak pada tingkat kesiapan kapal sekaligus kondisi mental para awaknya yang terus berada di bawah tekanan operasional tinggi. Lantas bagaimana penjelasan lengkapnya? Simak berikut ini.
Fakta Kendala Teknis USS Gerald R Ford
Kebakaran di Dalam Kapal: Ratusan Awak Terdampak
Kapal induk supercanggih ini sebelumnya aktif terlibat dalam operasi militer terhadap Iran sekaligus menjalankan berbagai misi internasional lainnya.
Hingga April 2026, kapal perang terbesar di dunia ini tercatat telah berlayar selama sekitar 297 hari tanpa kembali ke pangkalan.
Namun setelah hampir sembilan bulan berada di laut tanpa jeda yang cukup, berbagai kendala teknis mulai bermunculan.
Kondisi tersebut secara bertahap mulai memengaruhi keadaan kapal, sekaligus berdampak pada kinerja dan kesiapan para awak yang menjalankan tugas di dalamnya.
Baca Juga: Iran Serang Kapal Kontainer Dekat Selat Hormuz
Dikutip dari The Guardian, insiden paling mencolok terjadi saat kebakaran melanda area laundry utama kapal. Api yang muncul tidak hanya sulit dipadamkan, tetapi juga berdampak luas terhadap awak kapal.
Hampir 200 personel mengalami gangguan akibat menghirup asap sementara sekitar 100 tempat tidur rusak akibat kejadian tersebut. Proses pemadaman pun tidak berlangsung singkat karena dibutuhkan waktu berjam-jam hingga api benar-benar terkendali.
Meski cukup serius, pihak militer memastikan bahwa sistem utama kapal termasuk mesin penggerak, tetap berfungsi normal. Kapal masih dinyatakan siap beroperasi setelah insiden meskipun satu awak harus dievakuasi karena mengalami cedera.
Gangguan Lama yang Kembali Muncul
Selain kebakaran, perhatian publik juga tertuju pada masalah sanitasi di dalam kapal. Sistem toilet di dalam kapal dilaporkan kerap mengalami penyumbatan, yang akhirnya memicu antrean panjang di antara lebih dari 4.000 awak yang berada di dalamnya.
Masalah ini ternyata bukan hal baru. Laporan sebelumnya sudah mengungkap bahwa sistem tersebut rentan tersumbat dan membutuhkan perawatan rutin dengan metode khusus yang cukup mahal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Jung Ho Yeon Susul Ryu Jun Yeol Dilirik Bintangi Serial Netflix 'Outback'
-
Tingkatkan Kenyamanan Peserta, BPJS Kesehatan Resmikan Layanan PIONIR di Kantor Cabang Mataram
-
Ulasan Cafe Minamdang: Penyamaran Dukun Palsu Bongkar Aksi Kejahatan
-
Gedung Baru Pemkab Kediri Resmi Difungsikan, Mas Dhito Dorong Optimalisasi Pelayanan Publik
-
Sudaryono Akui Ada Penyelewengan di BGN, Janji Ubah Tata Kelola Berbasis Sistem
-
Adaptasi Doc Martin, Drama Medis Komedi Best Medicine Siap Hadir di Netflix
-
Bawa Baterai "Monster" 9.020 mAh, iQOO Z11 Sanggup Diajak Main MLBB Berapa Jam?
-
Strategi Spektrum XLSMART di Jalur 700 MHz dan 2,6 GHz demi Masa Depan 5G Indonesia
-
Lantik 1.177 Perwira, Prabowo Tegaskan TNI-Polri Adalah Jantung Negara
-
Bus H2 DDF dan Koridor Jakarta-Patimban, Tandai Babak Baru Ekosistem Hidrogen Indonesia