Ilustrasi sosok Firza Husein. [Suara.com/montase]
Fatima atau Kak Ema selama ini disebut-sebut dalam kasus peredaran konten pornografi yang diunggah situs Baladacintarizieq.com. Pengacaranya, Mirza Zulkarnaen, mengakui Ema teman Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana, Firza Husein.
Ema disebut-sebut dalam rekaman percakapan dengan perempuan yang diduga Firza Husein.
"Ya teman. Yang pasti teman (satu) pengajian," kata Mirza kepada Suara.com, Kamis (27/4/2017).
Namun, Mirza tidak bisa menyebutkan nama kelompok pengajian yang sering diikuti Ema dan Firza Husein.
"Ya saya nggak bisa jawab detil. Namanya ibu-ibu kan ikut pengajian dan segala macam. Ya pasti teman pengajian aja," kata Mirza.
Mirza tidak mau bicara lebih jauh perihal rekaman percakapan dua perempuan yang viral di media sosial itu. Ema justru mempertanyakan mengapa polisi tidak mengungkap pemilik situs baladacintarizieq.com.
"Gini aja, polisi udah melacak belum penyebarnya?jangan dikejar-kejar ke Kak Ema-nya. Kenapa sampai sekarang polisi tidak pernah menangkap pelaku penyebar pesan WhatsApp tersebut. Kan lucu kan. Kan di UU Pornografi jelas, penyebar pornografi juga harus dihukum. Itu juga kan bukan percakapan yang dibuka di Facebook. Ini kan pribadi, pihak-pihak tertentu saja. Kenapa nggak dicari penyebarnya," kata dia.
Mirza mengatakan Ema merupakan istri Habib Muchsin Alatas. Mirza menegaskan Muchsin suami Ema bukan Ketua DPD FPI Jakarta.
"Muchsin Alatas benar, tapi bukan Ketua DPD FPI Jakarta. Beda orang. Nama di Arab itu memang sama. Tapi beda bin-nya aja. Jadi namanya sama, orangnya berbeda," kata dia.
Dia mengakui Muchsin pernah menjadi anggota FPI. Sekarang, dia aktif di organisasi pegiat anti korupsi.
"Ya kalau itu memang benar. Tapi sekarang lebih aktif jadi aktivis korupsi di LAKI (Laskar Anti Korupsi) 45," kata dia.
Ema akan diperiksa penyidik Polda Metro Jaya, pekan depan. Dia akan dimintai keterangan sebagai saksi. Selasa (25/4/2017), seharusnya dia sudah diperiksa, tetapi tidak hadir dengan alasan sakit.
Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan menilai alasan pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab dan sejumlah saksi tidak memenuhi panggilan penyidik, tidak jelas.
"Kemarin beberapa saksi kami panggil, tapi alasannya nggak jelas ya. Nanti akan kami panggil lagi," kata Iriawan di Polda Metro Jaya, Rabu (26/4/2017).
Rizieq, Firza Husein, Ema, istri Rizieq: Syarifah Fadlun Yahya, dan Muchsin, diminta Kapolda untuk kooperatif.
Penyidik telah menjadwalkan ulang agenda pemeriksaan terhadap mereka pada 1 Mei 2017.
"Kami berharap beliau bisa hadir untuk bisa berikan keterangan yang sebenar-benarnya apa yang dialami, dilakukan sehingga akan terang," kata Iriawan.
Ema disebut-sebut dalam rekaman percakapan dengan perempuan yang diduga Firza Husein.
"Ya teman. Yang pasti teman (satu) pengajian," kata Mirza kepada Suara.com, Kamis (27/4/2017).
Namun, Mirza tidak bisa menyebutkan nama kelompok pengajian yang sering diikuti Ema dan Firza Husein.
"Ya saya nggak bisa jawab detil. Namanya ibu-ibu kan ikut pengajian dan segala macam. Ya pasti teman pengajian aja," kata Mirza.
Mirza tidak mau bicara lebih jauh perihal rekaman percakapan dua perempuan yang viral di media sosial itu. Ema justru mempertanyakan mengapa polisi tidak mengungkap pemilik situs baladacintarizieq.com.
"Gini aja, polisi udah melacak belum penyebarnya?jangan dikejar-kejar ke Kak Ema-nya. Kenapa sampai sekarang polisi tidak pernah menangkap pelaku penyebar pesan WhatsApp tersebut. Kan lucu kan. Kan di UU Pornografi jelas, penyebar pornografi juga harus dihukum. Itu juga kan bukan percakapan yang dibuka di Facebook. Ini kan pribadi, pihak-pihak tertentu saja. Kenapa nggak dicari penyebarnya," kata dia.
Mirza mengatakan Ema merupakan istri Habib Muchsin Alatas. Mirza menegaskan Muchsin suami Ema bukan Ketua DPD FPI Jakarta.
"Muchsin Alatas benar, tapi bukan Ketua DPD FPI Jakarta. Beda orang. Nama di Arab itu memang sama. Tapi beda bin-nya aja. Jadi namanya sama, orangnya berbeda," kata dia.
Dia mengakui Muchsin pernah menjadi anggota FPI. Sekarang, dia aktif di organisasi pegiat anti korupsi.
"Ya kalau itu memang benar. Tapi sekarang lebih aktif jadi aktivis korupsi di LAKI (Laskar Anti Korupsi) 45," kata dia.
Ema akan diperiksa penyidik Polda Metro Jaya, pekan depan. Dia akan dimintai keterangan sebagai saksi. Selasa (25/4/2017), seharusnya dia sudah diperiksa, tetapi tidak hadir dengan alasan sakit.
Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan menilai alasan pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab dan sejumlah saksi tidak memenuhi panggilan penyidik, tidak jelas.
"Kemarin beberapa saksi kami panggil, tapi alasannya nggak jelas ya. Nanti akan kami panggil lagi," kata Iriawan di Polda Metro Jaya, Rabu (26/4/2017).
Rizieq, Firza Husein, Ema, istri Rizieq: Syarifah Fadlun Yahya, dan Muchsin, diminta Kapolda untuk kooperatif.
Penyidik telah menjadwalkan ulang agenda pemeriksaan terhadap mereka pada 1 Mei 2017.
"Kami berharap beliau bisa hadir untuk bisa berikan keterangan yang sebenar-benarnya apa yang dialami, dilakukan sehingga akan terang," kata Iriawan.
Komentar
Berita Terkait
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
-
Syahganda Bocorkan Amnesti Jilid 2: Prabowo Bakal Ampuni Ratusan Musuh Politik Jokowi
-
5 Fakta Panas Bentrok Berdarah di Ceramah Rizieq Shihab yang Sebabkan 15 Orang Terkapar
-
Siapa Dalang Penyerangan di Ceramah Habib Rizieq? 5 Orang Terluka Sajam, Ini Tuntutan HRS
-
Benarkah Ada Surat Perintah di Balik Aksi Tolak Habib Rizieq di Pemalang?
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Bupati Pati dan Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Apa Kata Istana?
-
Benyamin Davnie Kutuk Oknum Guru di Serpong Pelaku Pelecehan Seksual ke Murid SD: Sangat Keji
-
Soal Tim 8 yang Diduga Ikut Lakukan Pemerasan, Sudewo: Mayoritas Kades di Jaken Tak Dukung Saya
-
Saudia Indonesia Sambut Director of East Asia & Australia Baru dan Perkuat Kolaborasi Mitra
-
Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera Paparkan 11 Prioritas
-
Pakai Rompi Oranye dan Tangan Terborgol, Sudewo Minta Warga Pati Tetap Tenang
-
Bupati Pati Sudewo Bantah Lakukan Pemerasan Calon Perangkat Desa Usai Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Bukan Cuma Perkara Dugaan Pemerasan, Bupati Pati Sudewo Juga Jadi Tersangka Kasus DJKA
-
Nicke Widyawati Ngaku Tak Pernah Dapat Laporan Soal Penyewaan Kapal dan Terminal BBM
-
Bupati Pati Sudewo dan Tim Suksesnya Diduga Peras Calon Perangkat Desa Hingga Rp 2,6 Miliar