Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara mengejutkan memecat Direktur Biro Investigasi Federal (FBI) James Comey, Selasa (9/5/2017) waktu setempat. Comey dicurigai memata-matai hubungan kampanye Trump dengan Rusia saat Pilpres AS belum lama ini.
"Presiden telah menerima rekomendasi dari Jaksa agung dan Wakil Jaksa agung mengenai pemecatan direktur FBI," kata juru bicara Gedung Putih Sean Sipcer kepada wartawan.
"Gedung Putih segera akan mencari penggantinya," lanjutnya.
Sebelumnya, surat pemecatan Trump atas Comey bocor ke media. Dalam suratnya, Trump minta Comey segera meninggalkan kantor FBI.
"Meskipun saya sangat menghargai kerja Anda dalam memberikan infromasi, tapi saya tidak seharusnya diselidiki. Saya sependapat dengan keputusan Departemen kehakiman bahwa Anda tidak dapat memimpin FBI secara efektif," kata Trump dalam isi suratnya.
"Paling penting adalah menemukan pemimpin baru bagi FBI untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum," katanya lagi.
Menurut Undang-undang, Direktur FBI dijabat selama 10 tahun, sementara Comey menduduki kursi orang nomor satu di jajaran polisi federal AS empat tahun lalu. Sebelumnya, Hillary Clinton pernah menuduh Comey membuka boroknya melalui kasus skandal E-mail untuk menjegal langkahnya di Pilpres. (AFP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?