Ilustrasi internet (Shutterstock)
Sampai hari ini, penyidik Polda Metro Jaya belum mengumumkan siapa sesungguhnya yang pembuat situs baladacintarizieq.com dan yang mengunggah chat sex, rekaman suara, serta foto-foto porno.
Pakar informasi dan teknologi Ruby Alamsyah percaua polisi bisa menanganinya.
Pakar informasi dan teknologi Ruby Alamsyah percaua polisi bisa menanganinya.
"Kalau domain seperti bisa ditelusuri (polisi) siapa pembuatnya, mengakses darimana pakai device, apa dia mengakses dan lain-lain," ujar Ruby kepada Suara.com, Jumat (19/5/2017).
Ruby mengatakan sebenarnya banyak bahan yang bisa dipakai sebagai dasar investigasi kasus-kasus seperti itu.
"Melacaknya sih sama aja," kata Ruby.
"Sulit atau mudah, dilihat data awalnya dulu apa, kan kalau kita lihat kan baru website. Sebenarnya banyak data yang ditelusuri untuk dijadikan bahan investigasi ini. Jadi nanti dari data awal dikumpulin diidentifikasi semuanya, yang mau dilacak apanya, ini yang paling mungkin, mulai dari paling mudah atau paling susah," Ruby menambahkan.
Ruby kemudian menyontohkan pengungkapan kasus video mesum yang dilakukan Ariel, Luna Maya, dan Cut Tari. Ketika itu, Ruby dilibatkan polisi untuk menyelidiki keaslian video tersebut.
Metode yang dipakai ketika itu yaitu melacak siapa saja yang mengunggah video sampai akhirnya ketemu pengunggah pertamakali.
"Contohnya walaupun beda, dulu kasus Luna dan Ariel kami diberi tugas Polri, untuk melakukan pembuktian bahwa (video) itu asli. Metode yang kami tawarkan kepada Polri saat itu, kita bisa melacak seluruh yang meng-upload di internet sampai yang pertamakali. Jadi metodenya bisa macam-macam tergantung data apa saja yang bisa didapat," tuturnya.
Itu sebabnya, Ruby percaya penyidik Polda Metro Jaya mampu mengungkapnya.
"Tergantung penyidiknya, substansinya kasus ini apa yang diperlukan, apa yang harus dillakukan, itu biasalah strategi penyidik. Mungkin dia (polisi) banyak tim ada yang investigasi hal lain, lalu tinggal dilihat substansinya kasusnya mana saja yang diperlukan," katanya.
Dalam kasus chat sex dan foto porno, polisi telah menetapkan Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana Firza Husein menjadi tersangka pada Selasa (16/5/2017).
Firza dijerat Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 Juncto Pasal 32 dan atau Pasal 8 Juncto Pasal 34 Undang-Undang RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman pidana maksimal 5 tahun penjara.
Meski ditetapkan menjadi tersangka, sampai sekarang Firza belum ditahan. Firza membantah keras terlibat dalam kasus tersebut. Dia dan pengacara sedang mempertimbangkan untuk mengajukan praperadilan atas penetapan status tersangka.
Penyidik sekarang sedang berupaya untuk mendatangkan Rizieq ke kantor polisi untuk diperiksa sebagai saksi kasus tersebut.
Komentar
Berita Terkait
-
Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
-
Syahganda Bocorkan Amnesti Jilid 2: Prabowo Bakal Ampuni Ratusan Musuh Politik Jokowi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat