Melalui interaksinya dengan penduduk setempat, Benos mengklaim warga Korut tidak pernah memunyai prinsip “sukses untuk diri sendiri”.
“Aku kaget saat tahu menteri dan politikus berpengaruh di Korut, yang seringkali disebut menempati istana mewah, ternyata tinggal di apartemen biasa bersama keluarga buruh-buruh pabrik lainnya. Di Korut, perumahan, pendidikan, kesehatan, dll, disediakanoleh negara secara gratis,” tutur Benos.
Setiap warga, kata dia, bisa menjelaskan secara terperinci mengenai politik, ekonomi, dan kondisi sosial budaya mereka sendiri. Termasuk menjelaskan kenapa mereka selalu tegas terhadap AS yang biasa disebut sebagai “monster imperialis.”
”Demokrasi Barat sama represifnya dengan rezim-rezim totalitarian di mana pun. Bedanya, pemerintah dan rakyat Korut ingin bebas dari hal tersebut,” klaimnya.
Benos juga menolak klaim-klaim media Barat mengenai warga Korut yang hidup seperti robot dan tidak bahagia.
Sebaliknya, ia mengatakan hubungan antarwarga maupun kisah percintaan di Korut justru relatif lebih murni ketimbang peradaban Barat. Salah satu parameternya adalah, hubungan antarindividu di Korut tak pernah retak hanya lantaran persoalan uang.
"Dalam banyak masyarakat kapitalis Barat, kebanyakan pasangan bahkan tidak berbagi rekening bank, dan mereka menandatangani perjanjian pranikah untuk berbagi harta. Hal seperti itu tidak ada di kalangan warga Korut."
Benos mengakui, sangat sulit bagi dirinya menyiarkan hal-hal yang menurutnya menjadi gambaran nyata dan benar mengenai Korut.
“Media-media massa Barat selalu membombardir masyarakat dengan beragam berita tak benar mengenai Korut. Itu setiap hari, sehingga susah untuk mengubah pemikiran mereka. Tapi, aku dan kawan-kawan tak mau berputus asa,” tandasnya.
Baca Juga: Inilah 30 Nama Calon Sekjen PSSI
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib