Suara.com - Bekas anggota Kongres Amerika Serikat Anthony Weiner menangis di pengadilan federal, Jumat, saat ia menyatakan bersalah telah mengirimkan pesan-pesan singkat (SMS) cabul kepada seorang remaja putri.
Atas dakwaan bahwa ia mengirimkan pesan cabul kepada seseorang di bawah umur, Weiner diancam hukuman penjara maksimal 10 tahun, tapi hukuman yang akan diterimanya tampaknya akan kurang dari itu.
Pengakuan Weiner itu mengakhiri penyelidikan soal skandal 'SMS seks', yang mempengaruhi pemilihan presiden AS tahun lalu.
Dengan mengenakan pakaian berwarna biru laut, dasi merah tua serta cincin kawin, Weiner (52 tahun) dalam keadaan menangis berbicara mengenai perilakunya di hadapan Hakim Distrik AS Loretta Preska di Kota New York.
"Saya punya penyakit, tapi tidak ada alasan bagi saya," kata Weiner. Ia meminta maaf kepada remaja putri berusia 15 tahun yang ia kirimi gambar-gambar dan pesan-pesan bermuatan seks tahun lalu.
Sebagai bagian dari kesepakatan pengakuan, kejaksaan federal mengatakan pihaknya akan mempertimbangkan hukuman antara 21 bulan hingga 27 bulan sebagai masa yang "adil dan pantas." Hakim Distrik AS Denise Cote akan memutuskan hukuman bagi Weiner pada 8 September.
Karir politik bekas anggota kongres asal Partai Demokrat itu buyar setelah terungkapnya serangkaian skandal berupa percakapan seksual yang tak pantas oleh Weiner dengan sejumlah perempuan melalui internet.
Penyelidikan terhadap percakapannya dengan remaja putri tersebut juga mempengaruhi hari-hari terakhir kampanye presiden AS pada 2016.
Agen-agen federal, yang menyita komputer jinjing milik Weiner, menemukan ada sejumlah surat elektronik yang berasal dari istri Weiner, Huma Abedin. Huma adalah seorang pembantu senior Hillary Clinton, yang pada 2016 merupakan kandidat presiden dari Partai Demokrat.
Baca Juga: Pakai Gaun Provokatif di Cannes, Menteri Israel Tuai Kecaman
Sebagai akibatnya, direktur Biro Investigasi Federal (FBI) saat itu, James Comey, mengumumkan pada Oktober bahwa badan yang dipimpinnya melakukan pemeriksaan terhadap pesan-pesan tersebut untuk menentukan apakah penyelidikan terhadap penangangan surat-menyurat resmi kubu Clinton akan dibuka kembali.
Penyelidikan terhadap kasus Weiner muncul setelah surat kabar Inggris, Daily Mail, mempublikasikan wawancara dengan remaja asal North Caroline itu tahun lalu.
Weiner, yang menjadi wakil Kota New York selama 12 tahun di Dewan Perwakilan Rakyat AS, mengundurkan diri pada 2011 setelah sebuah foto cabul muncul di akun Twitter miliknya.
Pada awalnya, Weiner mengelak dengan menyatakan bahwa akunnya itu diretas tapi akhirnya ia mengaku pernah mengirimkan gambar tersebut, selain pesan-pesan tak senonoh kepada sejumlah perempuan.
Dua tahun kemudian, Weiner mengumumkan pencalonannya sebagai wali Kota New York namun ia terdepak dari persaingan ketika lebih banyak pesan cabul bermunculan.
Huma pada musim panas tahun lalu mengumumkan berpisah dari Weiner setelah pemunculan gelombang baru pesan-pesan tak pantas, termasuk satu foto yang memperlihatkan selangkangan Weiner saat berbaring di tempat tidur bersama putra mereka.
Pada Jumat, Weiner menerangkan bahwa perbuatan tak senonoh yang berulang kali dilakukannya itu sebagai perilaku memaksa. Ia juga mengatakan bahwa sejak tahun lalu dirinya menjalani perawatan kesehatan mental secarai "intensif". (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban
-
Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!
-
Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang
-
7 Cara Pakai Concealer Bawah Mata Agar Tidak Crack dan Halus Seharian
-
Flawless Tanpa Dempul! 3 Foundation Full Coverage Buat Tutupi Bekas Jerawat
-
Kang Edai dan Kemiren: Ketika Budaya Osing Menjadi Jalan Menuju Kesejahteraan Desa
-
Pembunuhan Bos Konter HP Ambarawa: Pelaku Siapkan Palu Sebelum Beraksi, Sempat Kembali Datangi TKP
-
SIM Digital Berlaku Sah Pengganti Kartu Fisik, Begini Cara Aktivasinya di HP
-
Nyoman Nadiana, Les Grow, dan Astra: Modal Lokal VS Pendampingan Tepat
-
Daftar Mobil yang Wajib Dicoba Langsung Para Perempuan di Area Test Drive GIIAS 2026