Suara.com - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau Aher berwakaf 1.000 Al-Quran kepada komunitas "One Day One Juz" saat menghadiri acara Jabar Mengaji 2017 di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Kota Bandung, Minggu.
"Pada kesempatan ini, saya mewakafkan Al-Quran sebanyak 1.000 buah. Ini bagian dari kita ikut serta membangun masyarakat yang bermoral, yang cinta negara, cinta NKRI, karena cinta dengan Al-quran," kata Aher.
Menurut dia, Al-Quran yang diwakafkan nantinya akan disalurkan Komunitas tersebut ke berbagai daerah di Provinsi Jawa Barat.
One Day One Juz sendiri, selama ini dikenal sebagai komunitas yang rajin mengkampanyekan gerakan membaca Al Quran satu hari satu juz kepada masyarakat.
Gubernur Aher mengapresiasi kegiatan Jabar Mengaji yang diadakan komunitas tersebut. "Tentunya acara ini acara yang sangat baik. Kita melihat Al-Quran sebgai sumber kebaikan yang apabila dibaca saja itu bisa membuat orang lebih damai," kata dia.
Pihaknya berharap masyarakat Jawa Barat mulai mengenalkan Al-Quran kepada anak-anaknya sejak dini agar generasi yang akan datang adalah generasi yang hebat karena dekat dengan kitab suci yang menjadi panduan hidupnya.
Selain itu, ia juga mengajak masyarakat Jawa Barat untuk senantiasa membaca ayat-ayat suci Al-Quran agar di Provinsi Jawa Barat akan timbul kebaikan-kebaikan dari masyarakatnya yang semakin bertakwa.
"Sebagai upaya membangun moralitas saya atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengajak warga Jawa Barat untuk membaca Al-Quran. Insya Allah maka Jabar lebih aman, lebih tentram juga dalam konteks hubungan dengan manusia lebih menghormati," ujar Aher.
Sementara itu, Ketua Pantia Jabar Mengaji 2017 yang juga anggota Komunitas One Day One Juz Lukmanul Hakim mengatakan dalam wakaf Al-Quran ini merupakan program penyaluran kitab suci ke masyarakat luas dalam rangka kampanye gerakan membaca Al-Quran setiap harinya.
"Jadi program wakaf Alquran ini kita menyalurkan Al-Quran di lingkungan sekitar yang disalurkan melalui dewan pengurus area One Day One Juz di wilayah-wilayah," kata Lukman.
Lebih lanjut ia mengatakan penyaluran pun tidak hanya diperuntukkan bagi anggota komunitas tersebut namun juga bagi masyarakat luas seperti masjid, majlis taklim, pondok pesantren, bahkan bagi korban yang terdampak bencana.
"Kami berharap dengan wakaf Al-Quran ini maka masyarakat semakin terpacu untuk membaca Al-Quran di setiap waktunya," kata dia. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Siswa SMK di Karo Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, Amnesty Desak Program Disetop
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
Terkini
-
Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian
-
Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan
-
Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri
-
Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat
-
Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo
-
Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!
-
Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco
-
Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah
-
Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara
-
43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG