Suara.com - Kapal pembangkit listrik yang didatangkan PT Perusahaan Listrik Negara yang mampu menghasilkan daya 240 megawatt tiba di Pelabuhan Belawan, Medan, Minggu (21/5/2017).
Kapal Marine Vessel Power Plant (MVPP) Onur Sultan yang didatangkan dari Turki tersebut bersandar di dermaga Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Belawan, sekitar pukul 10.30 WIB.
Kehadiran MVPP tersebut sebagai bentuk upaya PLN dalam meningkatkan pasokan listrik untuk kebutuhan daya pada sistem kelistrikan di wilayah Sumatera Bagian Utara.
Direktur Bisnis Regional Sumatera PLN Amir Rosidin mengatakan, salah satu kelebihan MVPP itu adalah memiliki kemampuan bahan bakar ganda (dual fuel) yang dapat menggunakan bahan bahar minyak (BBM) jenis heavy fuel Oil (HFO) dan juga bahan bakar gas (BBG).
Selain itu, kapal pembangkit listrik yang disewa PLN selama 5 tahun tersebut memiliki beberapa kelebihan dalam operasionalnya.
Selain tidak membutuhkan lahan, mobilitas relokasinya cepat, fleksibilitas dalam penggunaan bahan bakar, konsumsi bahan bakan lebih hemat, tingkat produksi limbah relatif rendah, dan pengaruh kebisingan terhadap masyarakat relatif juga lebih rendah.
"Kehadiran kapal pembangkit listrik ini merupakan solusi cepat untuk pemenuhan kebutuhan listrik sambil menunggu pembangkit permanen dibangun. MVPP ini akan menambah keandalan sistem kelistrikan Sumbagut dengan kapasitas daya 240 MW," katanya.
MVPP itu dijadwalkan untuk sinkron dengan sistem kelistrikan Sumatera Bagian Utara pada 1 Juni dan ditargetkan resmi beroperasi pada minggu kedua Juni 2017.
Dengan masuknya tambahan daya 240 MW dari MVPP tersebut, nantinya daya mampu sistem kelistrikan di Sumatera Bagian Utara dapat mencapai 2.287 MW dengan perkiraan beban puncak tertinggi yang mencapai 2.075 MW.
Baca Juga: PLN Teken 8 Kontrak Pembangkit Listrik Senilai Rp6,28 Triliun
Dengan demikian, operasional kapal pembangkit listrik tersebut membuat sistem kelistrikan di Sumatera Bagian Utara memiliki cadangan daya sekitar 212 MW.
Kapal MVPP Onur Sultan dengan panjang 300 meter dan lebar 50 meter itu memiliki mesin PLTD buatan Wartsila berkapasitas 18,81 MW per unit dengan jumlah total 24 unit dan mesin PLTU dengan kapasitas 2x15 MW. (Antara)
Berita Terkait
-
PLN Teken 37 MOU dan 2 PPA Terkait Energi Baru Terbarukan
-
PLN Teken 8 Kontrak Pembangkit Listrik Senilai Rp6,28 Triliun
-
Mitsubishi Luncurkan 2 Kendaraan Penumpang Anyar di Pameran Medan
-
INUKI: Pemanfaatan Energi Nuklir Seperti Ular Berkepala Dua
-
Kontrak Jual Beli Gas PLN Dengan Tangguh Berlangsung 16 Tahun
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Huawei FreeBuds 7 Resmi Meluncur, Bawa Fitur ANC AI Baterai Tahan 42 Jam
-
Ulasan Novel Membunuh Alice: Ketika Mimpi Buruk Menjadi Kenyataan
-
Ekonomi Semarang Tumbuh 6,49 Persen, LEPAS Ekspansi Pasar Mobil Listrik Premium
-
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Masih Siaga
-
25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi
-
Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?
-
Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600
-
Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan
-
Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis
-
Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah