Suara.com - Polresta Tangerang, Banten mulai mengantisipasi aksi pencurian rumah kosong pada malam dan pagi hari selama bulan Ramadan saat ditinggal penghuninya menunaikan ibadah salat.
"Biasanya warga meningggalkan rumah malam hari untuk ibadah Salat Tarawih maupun Salat Subuh," kata Kasatreskrim Polresta Tangerang Kompol Gunarko di Tangerang, Rabu (24/5/2017).
Gunarko mengatakan petugas akan melakukan patroli secara rutin ke sejumlah kawasan perumahan terutama pada malam hari atau subuh.
Ia mengharapkan warga memastikan pintu dan jendela rumah dalam kondisi terkunci sehingga aman untuk ditinggalkan.
Gunarko juga mengharapkan pemilik rumah yang hendak Salat Tarawih dan Subuh meminta bantuan tetangga yang tidak melaksanakan ibadah untuk mengawasi rumah.
"Bila perlu menitipkan kepada petugas pengamanan setempat sehingga pelaku akan berfikir ulang untuk mencuri," katanya.
Upaya lain adalah dengan cara ronda bergiliran sehingga terjamin rasa aman dan nyaman bagi penduduk yang menjalankan ibadah selama Ramadan.
Polresta Tangerang mengharapkan warga meningkatkan kewaspadaan selama rumah ditinggalkan dengan menjalin kerja sama dengan aparat kepolisian setempat.
Pihaknya memprediksi kasus pencurian dengan sasaran rumah kosong akan meningkat selama bulan puasa karena ada celah saat penghuni tidak berada dalam rumah.
Baca Juga: Rencana Pencurian Jenazah Pendiri Ferrari Berhasil Digagalkan
Menurut dia, biasanya memasuki puasa hingga menjelang Lebaran, tindak kejahatan juga meningkat termasuk pencurian sepeda motor dan mobil.
Sebelumnya, Direktur Kriminal Umum Polda Banten, Kombes Aldrin Hutabarat mengatakan petugas telah meringkus 10 pelaku pencurian di rumah kosong di lokasi terpisah termasuk di Desa Dalam Balar, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang.
Pelaku tindak kriminal tersebut di antaranya pasangan suami istri. Ketika suami memasuki rumah kosong, istrinya bersiap di luar rumah sembari mengamati situasi sekitarnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
Terkini
-
Pria 55 Tahun di Pasar Minggu Diduga Lecehkan Anak, Polisi Evakuasi dari Amukan Warga
-
Pengamat: Dasco Temani Prabowo saat Umumkan Kabinet Jadi Simbol Partisipasi Rakyat
-
Skandal Narkoba Polres Bima: Kasatresnarkoba AKP Malaungi Diperiksa Terkait Jaringan Bripka Karol
-
Menteri PPPA Pastikan Tak Ada Kekerasan Fisik pada YBR di Ngada, Dugaan Kekerasan Psikis Didalami
-
Dikendalikan Napi Cipinang, Bareskrim Tangkap Aloy Terkait Peredaran Vape Etomidate
-
Menteri PPPA Akui Kelalaian Negara, Kasus Siswa SD NTT Bukti Perlindungan Anak Belum Sempurna!
-
FPIR Desak Menhan Fokus Pada Ancaman Nyata Kedaulatan Negara: Jangan Terseret Isu di Luar Tugas
-
Pemprov DKI Siapkan 20 Armada Transjabodetabek Blok M-Badara Soetta, Tarif Mulai dari Rp2.000
-
BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Lebat dan Angin Kencang Jabodetabek, Cek Rinciannya di Sini
-
Siswa SD yang Bunuh Diri di NTT Diduga Sempat Dimintai Uang Sekolah, Komisi X DPR: Pelanggaran Hukum