Suara.com - Veronica Tan, istri Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dan ketiga putra-putri mereka masih sedih dengan putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara.
Seperti diketahui, Ahok dinyatakan bersalah dan dihukum dua tahun penjara atas kasus penodaan agama. Kasus itu mencuat atas ucapannya yang menyitir Surat Al Maidah ayat 51 saat berpidato di Kepulauan Seribu, September 2016.
"Jujur-jujur saja pasti masih sedih. Susah lho hadapin masalah seperti itu kalau itu di posisi kita," ujar kakak angkat Ahok, Nana Riwayatie, di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (8/6/2017).
Menurut Nana, putra bungsu Ahok, Daud Albeenner Purnama masih tertekan dengan kasus yang menimpa ayahnya.
Berbeda dengan kedua kakaknya yang sudah dewasa, Nicholas Sean Purnama dan Nathania Purnama, yang bisa mengerti dengan keadaan yang menimpa ayahanda tercinta mereka.
"Anaknya yang aku lihat yang kecil saja (Daud). Yang dua udah ngerti," kata Nana.
Meski begitu, kondisi Veronica dan tiga anak Ahok dalam keadaan sehat. Mereka, kata Nana, memang tengah mendapat ujian.
Untuk bisa senantiasa kuat dalam menjalani ujian ini, Veronica dan anak-anaknya terus mendekatkan diri dengan Tuhan.
"Alhamdulillah. Diusahakan supaya sehat. Bisa menerima semuanya. Tapi Insya Allah, karena mereka imannya bagus, rajin ke gereja, jadi Insya Allah, Tuhan akan bantu," ujar Nana.
Baca Juga: Cegah Teroris Marawi ke Tanah Air, Ini yang Dilakukan BNPT
Saat ini Ahok tengah mendekam di Rumah Tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, setelah dinyatakan bersalah melakukan penodaan agama pada sidang putusan sekitar sebulan lalu, atau 9 Mei 2017.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah