Suara.com - Tim Satuan Tugas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang ratusan juta rupiah saat melakukan operasi tangkap tangan terhadap oknum pejabat Kejaksaan Tinggi Bengkulu pada Jumat (9/6/2017) dini hari tadi.
Dalam OTT tersebut KPK menciduk dua orang oknum Kejati Bengkulu yang berinisial PP dan HN dan juga beberapa oknum lainnya.
"Lebih dari Rp100 juta," kata sumber internal KPK.
Meski begitu, uang tersebut belum diketahui peruntukannya. Diduga uang tersebut sebagai uang suap terhadap oknum Kejati Bengkulu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, oknum jaksa yang diciduk tim dari lembaga anti rasuah tersebut adalah PP yang menjabat sebagai Kasi III Intel dan HN sebagai Aspidsus Kejati Bengkulu. Mereka dikabarkan ditangkap ketika sedang berada di salah satu tempat hiburan malam The View Beach di kawasan Pantai Panjang Bengkulu.
Selain menangkap PP, KPK juga menangap seorang oknum pejabat jaksa lainnya.
"Aspidsusnya juga diamankan," kata sumber itu lagi.
Perihal OTT tersebut, Juru Bicara KPK Febri Diansyah tidak menampiknya.
"Saya cek dulu ya apa kegiatan tim di lapangan hari ini," kata Febri.
Baca Juga: KPK Tangkap Pejabat Bengkulu di Tempat Hiburan Malam
Saat ini, PP dan beberapa pihak lain tengah menjalani pemeriksaan oleh tim penindakan KPK di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Polda Bengkulu. Pemeriksaan awal ini dilakukan untuk mengkonfirmasi dugaan tindak pidana yang dilakukan oknum jaksa tersebut bersama pihak penyuapnya.
Selanjutnya, usai dilakukan pemeriksaan sementara, para pihak ini akan digelandang ke markas KPK di Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
Terkini
-
Kejagung Akui Telah Periksa Eks Bupati Konawe Utara Aswad Sulaiman di Kasus Izin Tambang
-
Terpengaruh Film Porno! Dua Pelajar Ditangkap Usai Begal Payudara Siswi SMP di Kembangan
-
Bukan Sekadar Genangan, Listrik Jadi Pembunuh Senyap Saat Banjir Jakarta
-
Insiden Mobil Patwal Senggol Warga di Tol Tomang, Kakorlantas: Sudah Ditangani!
-
Tito Karnavian Tegaskan Lumpur Banjir Sumatra Tak Dijual ke Swasta: Akan Dipakai Buat Tanggul
-
WALHI Sebut Negara Gagal Lindungi Rakyat dan Ruang Hidup Korban Bencana
-
Demo di Depan Kedubes AS, Ratusan Ojol Tagih Janji Perpres ke Presiden Prabowo
-
Mentan Amran Minta Tambahan Anggaran Rp5,1 Triliun Pulihkan Lahan Pertanian Teremdam Banjir Sumatra
-
Interupsi di Sidang Paripurna DPD RI, Senator Paul Finsen: Orang Papua Butuh Sekolah dan RS
-
Transjakarta Minta Maaf atas Insiden Penumpang Tunanetra Jatuh, Janji Perketat SOP dan Pendampingan