Suara.com - Fatimah Husein Assegaf alias Kak Ema, enggan menjelaskan mengenai materi pertanyaan yang disampaikan penyidik Polda Metro jaya, seusai menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka kasus dugaan pornografi, Rizieq Shihab.
Ema keluar gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya sekitsr pukul 20.30 WIB, setelah menjalani pemeriksaan hampir 9 jam.
"Ke pengacara saja langsung," kata Ema di Polda Metro Jaya, Selasa (13/6/2017).
Namun, dia menyangkal kerap menjadi tempat curhat Firza Husein yang juga menjadi tersangka dalam kasus tersebut.
"Nggak betul," katanya.
Dia juga enggan menjawab pertanyaan seputar dugaan Rizieq memiliki hubungan khusus dengan Firza Husein.
Pemeriksaan ini merupakan penjadwalan ulang Ema, karena dalam pemeriksaan, Selasa (6/6/2017) lalu, Ema berhalangan hadir karena alasan sakit.
Keterangan Ema dianggap penting karena diduga mengetahui adanya hubungan antara Firza dan Rizieq Shihab. Sosok Ema juga disebut-sebut merupakan teman curhat Firza.
Baca Juga: 1.500 Anggota Dishub Disiagakan di Halte TransJakarta
Terkati kasus ini, Rizieq dijerat Pasal 4 ayat 1 Juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 8 Juncto Pasal 34 Undang-Undang RI Nomor 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi, dengan ancaman penjara di atas lima tahun.
Dalam kasus pornografi ini, polisi juga telah menjerat Firza Husein sebagai tersangka.
Berita Terkait
-
Lacak Baladacintarizieq.com, Kominfo Tak Bisa Umumkan ke Publik
-
Buntut Chat Sex Rizieq, Ada Akun Facebook Dilaporkan ke Polisi
-
Pengacara Rizieq Luruskan Soal Visa Unlimited: Ha Ha Ha, Keliru!
-
Irfan Miftach Dituduh Sebar Baladacintarizieq.com Diimbau Lapor
-
Dirjen Imigrasi Baru Dengar Istilah Visa Unlimited Buat Rizieq
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!