Suara.com - Fatimah Husein Assegaf alias Kak Ema dicecar 18 pertanyaan terkait kapasitasnya sebagai saksi tersangka kasus dugaan pornografi, Habib Rizieq Shihab.
"Kurang lebih 18 pertanyaan. Intinya kesaksian menyangkut masalah HRS (Habib Rizieq Shihab)," kata salah satu tim pengaca Ema, Novianto Sumantri di Polda Metro Jaya, Selasa (13/6/2017).
Ema juga mengaku tak tahu menahu mengenai percakapan mesum Rizieq dengan Firza Husein yang beredar melalui situs baladacintarizieq.com.
"Terkait chat yang beredar saat ini, kliennya kami mengkonfirmasi bahwa dia tak tahu menahu yang ibaratnya membuat heboh soal itu," kata Ahmad Adriansyah, anggota tim pengacara Ema.
Ahmad juga membantah kliennya terlibat rekaman video suara percakapan yang dilakukan dua perempuan yang diduga Ema dan Firza.
"Kan kalau menurut Bu Ema, di rekaman itu hanya ada seorang perempuan yang berbicara sendiri. Dia (Ema) juga tak bisa mengonfirmasi apakah itu benar apa tidak, karena itu cuma suara perempuan monolog," kata dia.
Ahmad juga menyampaikan hasil pengamatannya mengenai rekaman percakapan yang turut disebar di situs baladacintarizieq.com dilakukan hanya satu orang yang diduga mirip suara Firza.
"Karena memang terlihat seperti pembicaraan satu arah. Kalaupun itu dianggap suaranya Firza-nya," imbuh Ahmad
Pemeriksaan ini merupakan penjadwalan ulang Ema. Pasalnya, dalam pemeriksaan Selasa (6/6/2017) lalu, Ema berhalangan hadir lantaran sakit.
Baca Juga: Habib Rizieq dan Firza Punya Hubungan Khusus? Ini Pengakuan Ema
Keterangan Ema dianggap penting karena diduga mengetahui hubungan antara Firza dan Rizieq Shihab. Sosok Ema juga disebut-sebut merupakan teman curhat Firza.
Terkait kasus ini, Rizieq dijerat Pasal 4 ayat 1 Juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 8 Juncto Pasal 34 Undang-Undang RI Nomor 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi dengan ancaman penjara di atas lima tahun. Dalam kasus pornografi ini, polisi juga telah menjerat Firza Husein sebagai tersangka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Detik-Detik Mobil Pikap Mahasiswa KKN Unhas Rem Blong, Sopir Sengaja Tabrak Pohon
-
Kinerja Pegadaian Dapat Apresiasi Presiden Prabowo dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
KPK Cecar Pejabat Bulog, Dalami Pembentukan Harga Beras dalam Kasus Korupsi Bansos
-
Ancaman Siber Berbasis AI Makin Canggih, Industri Keuangan Diminta Perkuat Ketahanan Digital
-
Puan Maharani Jawab Pujian Prabowo: PDIP Siap Bahu-Membahu Dukung Pemerintah Selama Demi Rakyat
-
Mantan Guru Ngaji Diduga Cabuli Anak di Masjid, Korban Capai 24 Orang dalam 11 Tahun
-
PT DSI Bisa Jadi Instrumen Perbaikan Tata Kelola Ekspor, Asal Transparan
-
DPR Sayangkan Prabowo Tak Singgung Kesejahteraan Guru di Pidato Kenegaraan
-
Marbot Masjid di Cilacap Cabuli 24 Anak, Korban Dipaksa Sumpah Alquran Supaya Bungkam