Suara.com - Presiden Joko Widodo dan rombongan berbuka puasa dalam perjalanan menuju ke Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (15/6/2017).
Mobil kepresidenan RI 1 menepi sesaat ketika waktu berbuka puasa tiba di Kroya, Cilacap.
Saat itulah Presiden Joko Widodo yang berada di dalam mobil tersebut bersama putranya, Kaesang Pangarep, berbuka puasa dengan meminum sebotol air mineral.
Sementara rombongan termasuk para pengawal Presiden dan Paspampres pun menyempatkan diri untuk berbuka.
Presiden memberikan parcel berisi buah kepada para pengawalnya. Sementara ia sendiri hanya cukup meminum air mineral.
Setelah itu, rombongan Presiden melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Banyumas setelah sebelumnya bersilaturahmi dengan para santri dan pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Huda di Bajing Kulon, Kroya, Cilacap.
Sekitar 10 menit kemudian, rombongan Presiden mampir ke Masjid Agung Nur Sulaiman yang berada di Alun-Alun Kota Banyumas, Sudagaran, Banyumas, untuk menunaikan salat Magrib.
Masjid tersebut merupakan masjid tertua di Banyumas yang dibangun pada tahun 1755 pada masa Adipati Banyumas Yoedanegara II.
Setelah itu, Presiden dan rombongan kembali melanjutkan perjalanan ke Banyumas untuk sejumlah agenda. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Selamat Ginting Nilai Prabowo Masih Konsolidasi Hadapi Pengaruh Jokowi
-
Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
-
JK Ungkit Jasanya untuk Jokowi, Golkar Beri Respons Menohok!
-
Rismon Bantah Terima Uang Damai Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal
-
Sambil Dekap Buku Jokowis White Paper, Rismon Mengaku Bisa Tidur Nyenyak usai SP3
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?