Suara.com - Foto-foto yang diunggah Gubernur Jakarta periode 2017-2022 Anies Baswedan di Twitter dan Facebook beberapa hari terakhir menjadi perhatian warganet karena mengandung nilai human interest dan menggugah.
Beberapa waktu yang lalu, Anies mengunggah foto guru sekolah dasar di Yogyakarta (sekarang sudah pensiun) yang sangat berjasa pada pertumbuhan Anies. Anies memanggilnya Ibu Mur.
"Ibu Mur, guru waktu SD kelas 1. Dari jari tangannya ribuan anak belajar baca-tulis. Di tiap huruf yg tertulis, adalah tanda pahala untuknya," tulis Anies di Twitter.
Anies baru-baru ini berjumpa kembali dengan guru yang dia hormati. Perjumpaah terjadi di rumah, Yogyakarta.
"Tidak ada yang berubah darinya, tetap seperti dulu, bersemangat. Tidak pernah sungkan untuk berbicara dan menepuk-nepuk wajah muridnya," tulis Anies di Facebook.
Anies mengatakan kini tangan Ibu Mur telah tampak keriput. Dari jari tangan Ibu Mur, kata Anies, ratusan anak (dan mungkin lebih) dibimbing mengeja, dikenalkan huruf dan belajar menulis. Sesungguhnya, di tiap huruf yang tertulis, adalah tanda pahala untuknya, tulis Anies.
Foto lain yang diunggah Anies yaitu ketika sedang berada di musala untuk salat subuh bersama dua anaknya, Ismail Hakim Basedan dan Kaisar Hakam Baswedan. Kedua tangan Anies memperlihatkan tengah menggaruk punggung kedua putranya untuk menjaga keseimbangan.
"Sewaktu menunggu subuh di musholla. Untuk Ismail & Kaisar, ini adalah momen paling menantang karena mereka sedang menjaga keseimbangan antara tidur dan bangun. Ketika atas punggung mereka digaruk & digosok-gosok, keseimbangan mereka pun jadi pas: walau mengantuk, mata tetap terbuka dan tidak tertidur," tulis mantan rektor Universitas Paramadina.
Foto yang juga tak kalah menarik perhatian warganet ketika Anies yaitu mengantarkan ibu pulang ke Yogyakarta.
Anies menceritakan dia mngantarkan ibu pulang sebentar ke Yogyakarta karena sebelum Lebaran, ibundah sudah tiba kembali di Jakarta.
"Alhamdulillah, beliau masih aktif mengajar dan membimbing disertasi walau semester ini off. Meski anak-anak semua di Jakarta, tapi beliau lebih suka di Jogja karena sehari-hari bisa tetap sibuk di kampus dan berbagai kegiatan di masyarakat," tulis Anies.
Ibunda Anies sehari-hari tidak pakai kursi roda, cuma kali ini karena jalan jauh di bandara dan lutut pernah operasi, maka lebih baik pakai kursi roda.
Peristiwa yang diunggah Anies mendapatkan beragam komentar dari warganet. Umumnya, mereka lebih banyak mengapresiasi karena apa yang dilakukan Anies menggugah.
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Marak Pencurian Besi Lagi di Jakarta, Pramono Ancam Cabut KJP hingga Tak Cairkan Bansos Pelaku
-
Terpaksa Harus Naik, Biaya Haji 2027 Diusulkan Jadi Rp107 Juta
-
Siasat Licik Pengedar Sabu di Bekasi: Sembunyikan Barang Haram dalam Bungkus Pakan Burung
-
Pelibatan Taruna di Sekolah Rakyat Tuai Kritik, Dinilai Tak Tepat untuk Bentuk Karakter Siswa
-
Jelang MPLS 2026/2027, Gus Ipul Beri Pembekalan kepada 191 Sekolah Rakyat
-
Prabowo dan Narendra Modi Sambangi Candi Prambanan, PM India Dijadwalkan Beribadah
-
Menteri Imipas Buka Suara soal Usulan Napi Penerima Amnesti Wajib Ikut Komcad
-
Demo Pendukung MBG Digelar Hari Ini, 1.686 Personel Gabungan Turun Mengamankan
-
KPK Jangan Melempem! Usut Tuntas Skandal Amplop Menhut Raja Juli di Kasus Suap Hutan Kuansing
-
DPRD DKI Nilai Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp 5.000 Masih Wajar, Ini Alasannya