Suara.com - Seorang lelaki mabuk diserang dan dibunuh sekelompok anjing liar saat berjalan pulang. Insiden yang tertangkap CCTV itu terjadi di Sovetsky di wilayah Otonomi Khanty-Mansi, Rusia tengah.
Lelaki yang namanya dan umurnya belum diketahui adalah seorang satpam yang secara teratur memberi makan anjing-anjing liar tersebut selama dua tahun terakhir. Namun, hubungan mereka berubah saat lelaki itu berusaha melewatinya tanpa makanan.
Dalam video tersebut, sekitar 12 anjing terlihat mengelilingi manusia yang terhuyung-huyung di sepanjang jalan dengan sebotol bir di tangannya.
Anjing-anjing itu melompat ke arah lelaki itu saat dia melewati salah satu dari mereka. Namun, setelah perjuangan singkat, lelaki itu berhasil berdiri lagi.
Dia kemudian berjalan dan jatuh lagi, dan berhasil bangkit kembali. Namun, saat tersandung untuk ketiga kalinya, dia diserang salah satu anjing dan terus diikuti yang lain.
Lelaki itu dilaporkan meninggal hanya dua menit setelah anjing pertama menyerangnya.
Polisi melakukan penyelidikan setelah mayatnya ditemukan keesokan paginya. Tidak diketahui apa langkah yang akan dilakukan terhadap anjing-anjing liar tersebut. (Metro)
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Rano Karno Terharu Lihat Warga Jakarta Makin Tertib, Protes Soal CFD Dianggap Wajar
-
Blusukan Terakhir di Lampung, Jokowi Sempatkan Jajan Es Kopi dan Rujak Buah
-
Sentil Gaji Direksi, Prabowo Setuju Laba BUMN Dialokasikan untuk Riset
-
Mulai Agustus 2026, Jakarta Berhenti Kirim Sampah Mentah ke Bantar Gebang
-
Prabowo: Kampus Itu Arena Adu Gagasan, Bukan Tempat Pertentangan
-
Daftar 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia Saat Latsarmil: Gejala, Penyebab dan Kronologi
-
Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat
-
Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer
-
Awas Kena Derek! Dishub DKI Mulai Rutin Razia Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Tiap Weekend
-
Aktivasi di CFD FX Sudirman, Mozy Ajak Masyarakat Kenali Layanan Perjalanan Digital