Pimpinan Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab berkali-kali mengapresiasi Yusril Ihza Mahendra yang dianggapnya telah memberikan kontribusi besar. Salah satu kontribusi Yusril yaitu mengusulkan rekonsiliasi antara ulama dan umaro atau pemerintah atas masalah hukum yang sekarang menimpa Rizieq dan sejumlah tokoh.
Rizieq kemudian tak dapat menutupi kekecewaannya karena permohonan untuk dialog tersebut tak dipenuhi pemerintah. Kendati demikian, dia dan tokoh-tokoh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI tak putus asa.
4. Kecewa Digaji ISIS Rp600 Ribu di Suriah, SM Pulang ke Indonesia
Dua terduga teroris yang dibekuk Detasemen Khusus 88 Antiteror (Densus 88) di wilayah Jawa Timur, Senin (19/6/2017), diklaim pernah ikut berperang dengan gerombolan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Suriah.
Kedua terduga teroris yang dimaksud ialah SM dan ATM. SM dibekuk terlebih dulu di Kota Malang, Senin sekitar pukul 7.30 WIB.
Sementara ATM ditangkap di rumah indekosnya, Tanah Merah II, Tanah Kalikedinding, Kenjeran, Surabaya, sekitar pukul 12.00 WIB.
Menurut informasi yang didapat Kapolres Malang Ajun Komisaris Besar Yade Setiawan Ujung, Senin (19/6/2017), SM misalnya, pernah bertempur dengan ISIS di Suriah. Dia baru kembali ke Indonesia tahun 2014.
Yade menuturkan, motif SM berperang ke Suriah sebenarnya bukan sekadar ideologi melainkan keuntungan ekonomis.
SM berangkat ke Suriah karena dijanjikan oleh ISIS mendapat gaji bulanan senilai jutaan rupiah. Tapi, bukan ISIS namanya kalau tidak menggunakan “akal-akalan” untuk menghasut orang berperang.
Baca Juga: 5 Berita Terpopuler 18 Juni 2017: Mulai Novel Hingga Teguran KPI
Rizieq menekankan pentingnya Yusril maupun rokoh-tokoh yang lain untuk membuat format rekonsiliasi yang tepat.
Rizieq menegaskan jika upaya musyawarah yang diajukan tersebut tetap ditolak umaro, dia menyerukan perlawanan. Rizieq menekankan sekarang ini bola ada di tangan pemerintah.
5. Kapolri Ungkap Temuan Baru Kasus Penyerangan Novel
Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan penyelidikan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan sudah mengalami kemajuan pesat. Tim penyidik, katanya, baru saja menemukan saksi fakta yang mengetahui ciri-ciri orang yang diduga menyerang Novel.
Sebelumnya Tito menyatakan bahwa Polri sudah berkomunikasi dengan pimpinan KPK. Intinya tim menyampaikan bahwa sudah memeriksa 56 saksi dan ada progress penting bahwa ada saksi yang Polri anggap melihat saat kejadian.
Tito mengatakan saksi fakta tersebut akan sangat membantu Polri melacak pelaku.
Lebih jauh, Tito menyampaikan sejumlah cara yang dilakukan penyidik untuk melacak pelaku. Di antaranya, mempertemukan saksi dengan orang-orang yang dicurigai pelaku.
Ketua KPK Agus Rahardjo mengapresiasi kinerja tim Polri. Dia berharap polisi segera mengungkap pelaku dan dalangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan