Suara.com - Hasan Miharjo mudik ke Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, menggunakan sepeda onthel. Lelaki berusia 75 tahun itu melakukan perjalanan bersama putri bungsu, Yunita (17).
"Sudah sering mudik menggunakan sepeda dan sudah tidak bisa dihitung berapa kali perjalanan pulang," kata Hasan saat beristirahat di Cirebon, Jawa Barat, Rabu (21/6/2017).
Dia bersama putri bungsu melakukan perjalanan dari Depok, Jawa Barat, sejak Senin (19/6/2017) lalu.
Hasan menargetkan tiba di kampung halaman dalam empat hari perjalanan. "Targetnya besok sudah sampai Purbalingga," tuturnya.
Mudik kali ini, dia membawa sejumlah perbekalan, seperti baju dan peralatan sepeda, seperti ban cadangan.
Ban cadangan sangat penting peranannya jika sewaktu-waktu terjadi masalah di tengah jalan yang jauh dari bengkel.
Di Depok, sehari-hari, Hasan bekerja sebagai buruh.
"Sepeda ini warisan orang tua dan perjalanan mudik dengan menggunakan sepeda ini, merupakan sebuah hobi," ujarnya.
Yunita menambahkan sudah dua kali melakukan perjalanan jauh dengan bapaknya. Terakhir pada bulan lalu, dia melakukan perjalanan dari Purbalingga menuju Jakarta.
"Sekarang kita melakukan perjalanan pulang kampung, ini yang ke dua kali," katanya.
Pengalaman melakukan perjalanan dengan sepeda onthel, dia beberapa kali hampir diserempet kendaraan besar di jalur Pantura.
Untuk menjaga kesegaran tubuh dan keselamatan perjalanan, Hasan membatasi perjalanan hingga pukul 22.00 WIB.
"Karena fisik juga sudah lelah jadi kami istirahat di Masjid," kata dia. (Antara)
Berita Terkait
-
Takbiran Idul Adha Berapa Hari? Ini Perbedaannya dengan Takbir Idul Fitri
-
Jelang Idul Adha, Stasiun Pasar Senen Dipadati Penumpang Kereta Jarak Jauh
-
Perbedaan Takbir Idul Adha dan Idul Fitri: Durasi, Waktu, dan Hukumnya
-
Fakta Sidang Isbat: Kenapa Idul Adha Bisa Kompak tapi Idul Fitri Beda Hari?
-
Rindu yang Terbayar: Perjuangan Mudik Guru Sekolah Rakyat Kepulauan Anambas
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,59 Persen, Dukungan Pramono terhadap UMKM dan PKL Tuai Pujian
-
Fadli Zon Sebut Ziarah Gunung Kawi Merupakan Warisan Tradisi
-
Alasan Indonesia Tak Kirim Pejabat Tinggi ke Penghormatan Terakhir Ayatollah Khamenei
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta
-
Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?
-
Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang
-
Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan
-
Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!
-
Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite