Sebagian driver jasa ojek berbasis aplikasi online sebagian ikut mudik ke kampung Lebaran.
"Banyak kok mas teman - teman yang mudik mau lebaran di kampungnya . Ada yang pulang ke daerah Jawa Barat sama di luar jawa juga ada," kata driver ojek bernama Amirhaq (33) kepada Suara.com, Jumat (23/6/2017).
Pulang kampung di hari Lebaran merupakan tradisi. Momentum setahun sekali ini dipakai untuk ketemu kangen serta bermaaf-maafan bersama keluarga, saudara, teman, dan orang-orang terkasih.
Amir tidak mengetahui secara pasti berapa jumlah rekan-rekannya yang mudik pada tahun ini.
Ketika banyak driver ojek pulang kampung, otomatis layanan terhadap permintaan calon konsumen berkurang.
"Saya sempat ngobrol sama penumpang saya mas, ada yang kesusahan waktu order online saat Lebaran, padahal sangat dibutuhkan," kata Amir.
Amir menambahkan tentu dalam kondisi seperti itu masyarakat sudah punya alternatif lain, misalnya naik angkutan umum jenis lain atau menyewa kendaraan rental saat Lebaran di Jakarta.
"Ya, penumpang sih, alternatif mereka paling sewa rental atau naik kendaraan umum mas kalau ojek online sepi," ujar Amir.
Driver ojek online bernama Mufli Perdana (30) juga mengatakan banyak temannya yang biasa berkumpul di Pondok Labu, Jakarta Selatan, pulang kampung pekan ini.
"Lebaran tinggal dua hari ya mas, sudah banyak teman - teman yang pulang kampung. Di tempat saya kumpul paling tinggal beberapa orang masih narik, yang lain pada pulang kampung," kata Mufli.
Mufli sendiri memutuskan untuk tidak pulang kampung di Sumatera Barat. Soalnya, dia tahun lalu sudah pulang.
"Ya, kaya saya mas tahun ini nggak pulang. Soalnya istri sudah di Jakarta. Tahun kemarin masih di Padang. Jadi saya nggak pulang," ujar Mufli.
Menurut Mufli masyarakat yang selama ini menggunakan jasa ojek online tidak perlu khawatir. Masih banyak driver yang beroperasi pada hari Lebaran.
"Kalau saya sih, penumpang nggak usah khawatir mas masih banyak kok driver ojek online yang masih narik. Jadi penumpang yang sudah terbiasa naik ojek online, nggak perlu merasa kesusahan untuk order," kata Mufli.
Berita Terkait
-
5 Motor Bekas Buat Gofood yang Andalan, Makin 'Sat-set' Antar Orderan
-
Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF
-
5 Rekomendasi HP untuk Driver Ojol yang Awet Jangka Panjang, Harga Rp2 Jutaan
-
Respons Isu di Media Sosial, Pemprov DKI Jakarta Pastikan Penggunaan Kendaraan Dinas Sesuai Aturan
-
Lalu Lintas Tol Regional Nusantara Tembus 2,6 Juta Kendaraan hingga H+3 Lebaran 2026
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Serangan Israel di Jnah Beirut Tewaskan Warga hingga Iran Berhasil Tembak Jatuh Pesawat Militer AS
-
Babak Baru Kasus Pembunuhan Kacab Bank: 3 Prajurit TNI Jalani Sidang Perdana di PN Militer Hari Ini!
-
Puing Helikopter Black Hawk dan C-130 AS Berserakan di Gurun Iran
-
Misi Penyelamatan Pilot Gagal Total! AS Panik Ledakan Pesawat Sendiri, Rugi Rp3,2 Triliun!
-
Donald Trump Ancam Kirim Neraka ke Iran Jika Selat Hormuz Tidak Dibuka Dalam Waktu 48 Jam Mendatang
-
Imbas Kasus Amsal Sitepu, Kajari dan Kasi Pidsus Karo Diboyong Intel Kejagung ke Jakarta!
-
Dunia Tahan Napas, Iran Ancam Luncurkan "Kejutan Besar" untuk Hancurkan AS-Israel
-
Terancam Dipolisikan JK, Kubu Rismon Sianipar Berdalih Tudingan Dana Rp5 Miliar Hasil Olahan AI
-
Krisis Berlapis! Internet Shutdown, Listrik Terancam Ikut Mati, Warga Iran Cemas
-
Kemnaker Buka Sertifikasi Ahli K3 Umum Batch 2: Kuota 2.100 Peserta