Suara.com - Duta Besar RI Dr Rizal Sukma dan Ny Hanna A. Satriyo bersama lebih dari 1.400 warga negara Indonesia memadati tenda tempat Salat Id 1438 Hijriah di Wisma Nusantara yang dilanjutkan merayakan Idul Fitri, Minggu (25/6).
Salat Id di Wisma Nusantara yang merupakan kediaman resmi Dubes RI London itu dilanjutkan halal bil halal sejak pukul 10.00 waktu setempat (BST/British Summer Time), kata Minister Counsellor KBRI London, Thomas Siregar.
Thomas Siregar menjelaskan, bertindak sebagai Imam dalam Shalat Idul Fitri itu, Profesor Endang Aminudin Azis, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI London. Sedangkan Khutbah Idul Fitri disampaikan Profesor Karim Suryadi, ustadz yang mengisi berbagai kegiatan selama bulan Ramadhan 1438 H di London.
Dalam khutbahnya, Profesor Karim menjelaskan bahwa pada dasarnya manusia itu memiliki jiwa yang suci.
"Puasa pada Bulan Ramadan melatih untuk senantiasa dapat menjaga kesucian jiwa agar dapat menjadi insan yang bertaqwa kepada Allah Swt. Seorang muslim yang bertaqwa memiliki sifat menghormati dan memuliakan sesamanya, menjauhkan diri dari syak prasangka terhadap orang lain," ungkapnya.
Setelah pelaksanaan salat Id, pada pukul 11.00 sampai dengan pukul 14.00 BST, Dubes RI London Dr Rizal Sukma beserta Ny Hanna A. Satriyo dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) di London, Endy Dwi Tjahjono beserta Ny Riayana Dwi Tjahjono menerima seluruh masyarakat Indonesia di Inggris dalam acara Halal Bil Halal dan Temu Masyarakat.
Acara ini dihadiri lebih dari 1.600 warga Indonesia yang tinggal di Inggris baik yang beragama Islam maupun agama lainnya. Suasana Lebaran sebagaimana layaknya di Indonesia begitu terasa, warga saling bersalaman sambil mengungkapkan ucapan selamat dan permohonan maaf satu sama lainnya.
Sementara beberapa warga lainnya begitu sabar mengantre untuk mencicipi sajian khas Lebaran yakni lontong sayur, opor ayam, rendang, telur balado dan kerupuk.
Dubes Rizal Sukma mengungkapkan kegembiraannya melihat soliditas dan kerja sama yang baik seluruh elemen masyarakat Indonesia di London baik pada saat persiapan maupun dalam pelaksanaan kegiatan tersebut sehingga semua berjalan tertib dan khidmat.
Dikatakannya, acara tersebut disamping merupakan ritual umat muslim Indonesia di London, juga sebagai sarana untuk mempererat rasa persatuan dan kesatuan sebagai bangsa Indonesia.
Kegiatan Shalat Idul Fitri dan Halal Bil Halal ini yang merupakan puncak dari seluruh rangkaian kegiatan Ramadhan 1438 H yang diselenggarakan KBRI London bekerja sama dengan Pengajian Masyarakat Indonesia-London.
Kegiatan ini mendapat sambutan sangat baik dari seluruh masyarakat Indonesia yang tinggal di Inggris karena memberikan kesempatan untuk berkumpul bersama, berbagi kebahagiaan tanpa memandang latar belakang agama, suku dan sebagainya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden
-
33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme
-
KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan
-
Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!
-
Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup
-
PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar