Suara.com - Pendeta Kristen di Jawa Timur yang tergabung dalam Badan Musyawarah Antargereja (Bamag) Indonesia, mendorong Khofifah Indar Parawansa maju mencalonkan diri dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur yang dijadwalkan berlangsung tahun 2018.
Ketua Umum Bamag Indonesia Agus Susanto menilai, sosok perempuan yang kini menjabat Menteri Sosial Republik Indonesia itu cukup mumpuni untuk maju Pilgub Jatim.
"Tadi kami memang sempat berbincang secara khusus tentang Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur ke depan, selain juga tentang kepentingan Indonesa agar bisa terakomodasi di Jawa Timur," ujar Pendeta Agus, dikonfirmasi Antara seusai bersilaturahmi dalam acara "Open House" di kediaman Khofifah, Jalan Jemursari VIII Surabaya, Senin (26/6/2017).
Dalam kegiatan "open house" yang digelar Menteri Khofifah itu, Agus mengajak sejumlah pendeta Kristen dari wilayah Surabaya, Sidoarjo, Malang, dan Gresik, untuk bersilaturahmi dalam rangka lebaran Idul Fitri.
"Kami datang kemari sebagai perwakilan umat Kristen untuk mengucapkan selamat lebaran kepada Ibu Khofifah yang kami pandang sebagai tokoh perempuan Indonesia asal Jawa Timur," katanya.
Dia mengatakan hubungan umat Kristen dan muslim di Jawa Timur sudah lama terjalin erat berkat upaya Khofifah sebagai Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama (NU).
"Jadi, sejak Bu Khofifah belum menjabat sebagai Menteri Sosial, beliau sebagai Ketua Umum Muslimat NU selama ini telah mengupayakan hubungan yang erat antara umat Kristen dan muslim di Jawa Timur," katanya.
Dalam hal ini, Agus menilai, Khofifah telah membuktikan sebagai seorang tokoh perempuan yang mampu membangun keutuhan Indonesia.
"Tali silaturahmi antara umat Kristen dan muslim Indonesia, di Jawa Timur khususnya, sudah lama prosesnya berkat upaya Ibu Khofifah selama menjabat Ketua Umum Muslimat NU. Karenanya, hubungan antara ibu Khofifah yang beragama muslim dengan kami yang beragama Kristen tidak bisa dipisahkan oleh apa pun di Indonesia," tukasnya.
Baca Juga: Sejak 1980, Mursin Rayakan Idul Fitri di Kuburan
Ia mengatakan, sejak lama sebelum menjabat Menteri Sosial, Khofifah sebagai Ketua Umum Muslimat NU telah terbukti teguh membangun konstruksi kerukunan antarumat beragama.
"Figur Bu khofifah tidak hanya sebagai tokoh perempuan di Jawa Timur, pemikirannya terkait kerukunan antarumat beragama sudah pada tingkat nasional bahkan internasional. Karenanya kami sangat mendukung kalau beliau mau maju sebagai calon Gubernur Jawa Timur pada pemilihan tahun depan," ujarnya.
Khofifah merasa tersanjung dan mengucapkan terima kasih atas kedatangan tamu dari para pendeta Kristen Jawa Timur tersebut.
Terlepas dorongan mereka atas pencalonan dirinya maju Pilgub Jatim tahun depan, Khofifah mengatakan, tak hanya warga Jawa Timur, seluruh bangsa Indonesia saat ini butuh merevitalisasi bangunan kasih dan persaudaraan antarumat beragama.
"Hari Raya Idul Fitri saat ini adalah momen yang tepat untuk merevitalisasi bangunan kasih dan persaudaraan antarumat beragama," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Mengenal Istilah Ngadal: Tradisi 'Magang' Anak SMP Jadi Penjaga Perlintasan Rel Liar
-
Rekam Jejak Kontroversial Sara Duterte: Dari Pukul Petugas hingga Ancam Pembunuhan Ferdinand Marcos
-
Sistem Biokontainment Amerika Serikat Siaga Penuh Antisipasi Ledakan Kasus Hantavirus
-
Puan Maharani Soal Larangan Nobar Film 'Pesta Babi', Minta DPR Panggil Pihak Terkait
-
SMAN 1 Pontianak Tuntut Klarifikasi LCC 4 Pilar MPR RI: Juri Diduga Tak Konsisten
-
Mencekam Hantavirus di Kapal MV Hondius, dari Pasien Kritis Sempat Didiagnosis Cuma Mengalami Stres
-
Minta Maaf ke Siswa SMAN 1 Pontianak, Hetifah Sjaifudian Perjuangkan Tanding Ulang LCC 4 Pilar
-
Datang ke RSCM, Oditur Militer Pulang Tanpa Bisa Temui Andrie Yunus
-
Usut Korupsi Outsourcing Pekalongan, KPK Cecar Ryan Savero Soal Aliran Uang ke Fadia Arafiq
-
Sering Jumat Berkah, Pemilik Kontrakan Ungkap Aktivitas Bidan di Sleman Usai 11 Bayi Dievakuasi