Suara.com - Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama menikmati panorama alam dan budaya Bali selama berlibur di Pulau Dewata.
"Melalui stafnya, (Obama) sangat berterima kasih atas kerja sama dengan pihak keamanan. Beliau merasa aman dan nyaman. Obama menikmati panorana alam dan budaya Bali," kata Komandan Korem 163 Wira Satya Kolonel Arhanud I Gede Widiyana setelah melepas keberangkatan Barack Obama di Base Ops Pangkalan Udara Ngurah Rai, dikutip dari Antara, Rabu (28/6/2017).
Widiyana mengatakan petugas selalu berkoordinasi dengan tim pendukung Obama sehingga selama liburan di Bali, hampir tidak ada satu hal yang kurang bagi mantan presiden AS ke 44.
"Selama ini saya melihat wajah dan gerak tubuh beliau sangat menikmati Bali. Tidak ada (hal yang mengecewakan) karena kami selalu berkoordinasi," katanya.
Meski tetap melakukan standar pengamanan sesuai prosedur bagi kepala negara atau mantan kepala negara (VVIP), Widiyana mengatakan pihaknya tetap fleksibel dalam melakukan pengamanan sesuai permintaan Obama yang tidak mau diperlakukan istimewa.
Selama berlibur di Bali, Obama menginap di hotel mewah di Desa Sayan, Ubud, Kabupaten Gianyar, dengan pemandangan alam sawah dan sungai serta perbukitan.
Obama dan keluarga mengunjungi sejumlah obyek dan daya tarik wisata, di antaranya kawasan warisan budaya dunia persawahan terasering Jatiluwih di Tabanan, berarung jeram di Sungai Ayung, mengunjungi Pura Tirta Empul dan Pura Gunung Kawi.
Obama dan keluarga meninggalkan Bali menuju Yogyakarta menggunakan pesawat jet pribadi.
Sesampainya di bandara, Obama menyempatkan diri berfoto dengan para pejabat yang melepas keberangkatannya sebelum memasuki kabin pesawat.
Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Panglima Kodam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Komaruddin Simanjuntak, Kepala Polda Bali Inspektur Jenderal Petrus Golose dan Komandan Pangkalan Udara Ngurah Rai Kolonel Penerbang Wayan Superman turut melepas keberangkatan Obama.
Pesawat Gulfsream N50JE yang ditumpangi Obama kemudian lepas landas sekitar pukul 12.12 Wita, lebih cepat sekitar 18 menit dari jadwal semula 12.30 Wita.
Tag
Berita Terkait
-
4 Ucapan Kontroversial Trump di Depan Donatur Partai Republik: Serang Media AS hingga Obama
-
Direktur Inteljen AS Tuduh Barack Obama Berkhianat Karena 'Manipulasi' Pemilu
-
Segini Harta Kekayaan Michelle Obama yang Kena Rumor Perceraian dengan Barack Obama
-
Diterpa Rumor Perceraian dengan Barack Obama, Michelle Obama Ungkap Fakta Sebenarnya!
-
Moment Langka! Trump dan Obama Terlihat Akrab saat Pemakaman Jimmy Carter
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Gus Ipul Sambut Usulan PWNU, Jadwal Muktamar Agustus Sesuai Kebijakan Rais Aam
-
Awalnya Minta Rp15 Ribu, Pedagang Es Campur di Depan PN Kudus Diperas Rp20 Juta Gara-gara Viral
-
Sosok Arifah Fauzi: Menteri PPPA yang Viral Usul Gerbong Perempuan di Tengah
-
76 Tahun AS Berperang: Triliunan Dolar Habis, Jutaan Nyawa Melayang, Perang Iran yang Termahal
-
Jalur KRL Bekasi-Cikarang Akan Segera Dibuka Secara Bertahap, Begini Penjelasan KAI
-
Warga Jakarta Wajib Simak! BMKG Prediksi Perubahan Cuaca Mulai Sore Ini
-
4 TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Jalani Sidang Perdana, Intip Ancaman Hukumannya
-
Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer
-
Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?