Habib Rizieq Shihab dan pimpinan PKS [dok. pengacara Rizieq]
Kepolisian Daerah Polda Metro Jaya belum berencana menempuh langkah baru untuk memaksa tersangka kasus dugaan pornografi Habib Rizieq Shihab pulang sehingga dapat diperiksa. Saat ini, polisi masih fokus melengkapi berkas perkara pimpinan FPI.
"Kami melengkapi berkasnya dulu. Kalau nanti sudah lengkap dan koordinasi dengan jaksa, baru kami gelar dengan Mabes Polri, langkah apa yang diambil," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Rabu (28/6/2017).
Pada saat bersamaan, penyidik juga melengkapi berkas tersangka kasus yang sama, Firza Husein, yang sebelumnya dikembalikan kejaksaan.
Argo mengatakan polisi sudah mendengar informasi yang menyebutkan Rizieq tengah berada di Yaman. Polda Metro Jaya tentu saja selalu memonitor keberadaan Argo.
"Kami selesaikan dulu berkasnya. (Soal kerjasama dengan Kemenkumham dan polisi Arab Saudi) semuanya kami tetap menjalin komunikasi dan kerjasama. Yang terpenting kami akan selesaikan berkasnya dulu," kata Argo.
"Berkas perkara (masih kurang lengkap). Kan kami tetap ada keterangan saksi, saksi ahli dan lainnya," Argo menambahkan.
Nama Rizieq -- Ketua Dewan Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI -- telah masuk daftar buronan polisi. Sejak jadi saksi hingga ditetapkan menjadi tersangka, dia belum berhasil memeriksanya karena pergi ke Arab Saudi dan tidak pulang-pulang.
Ihwal kasus ini dari konten chat sex dan foto-foto porno yang tersebar lewat laman www.baladacintarizieq.com.
Kelompok Rizieq tidak tinggal diam, saat ini mereka tengah berjuang membela Rizieq melalui jalur politik dan hukum.
"Kami melengkapi berkasnya dulu. Kalau nanti sudah lengkap dan koordinasi dengan jaksa, baru kami gelar dengan Mabes Polri, langkah apa yang diambil," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Rabu (28/6/2017).
Pada saat bersamaan, penyidik juga melengkapi berkas tersangka kasus yang sama, Firza Husein, yang sebelumnya dikembalikan kejaksaan.
Argo mengatakan polisi sudah mendengar informasi yang menyebutkan Rizieq tengah berada di Yaman. Polda Metro Jaya tentu saja selalu memonitor keberadaan Argo.
"Kami selesaikan dulu berkasnya. (Soal kerjasama dengan Kemenkumham dan polisi Arab Saudi) semuanya kami tetap menjalin komunikasi dan kerjasama. Yang terpenting kami akan selesaikan berkasnya dulu," kata Argo.
"Berkas perkara (masih kurang lengkap). Kan kami tetap ada keterangan saksi, saksi ahli dan lainnya," Argo menambahkan.
Nama Rizieq -- Ketua Dewan Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI -- telah masuk daftar buronan polisi. Sejak jadi saksi hingga ditetapkan menjadi tersangka, dia belum berhasil memeriksanya karena pergi ke Arab Saudi dan tidak pulang-pulang.
Ihwal kasus ini dari konten chat sex dan foto-foto porno yang tersebar lewat laman www.baladacintarizieq.com.
Kelompok Rizieq tidak tinggal diam, saat ini mereka tengah berjuang membela Rizieq melalui jalur politik dan hukum.
Komentar
Berita Terkait
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
-
Syahganda Bocorkan Amnesti Jilid 2: Prabowo Bakal Ampuni Ratusan Musuh Politik Jokowi
-
5 Fakta Panas Bentrok Berdarah di Ceramah Rizieq Shihab yang Sebabkan 15 Orang Terkapar
-
Siapa Dalang Penyerangan di Ceramah Habib Rizieq? 5 Orang Terluka Sajam, Ini Tuntutan HRS
-
Benarkah Ada Surat Perintah di Balik Aksi Tolak Habib Rizieq di Pemalang?
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Bahas Kereta Listrik, Mahasiswa: Jangan Sampai Cuma Pindah Beban Karbon ke Kementerian Sebelah
-
Ironi Harta Miliaran Bupati Pati dan Walkot Madiun: Sama-sama Terjaring OTT KPK, Siapa Paling Kaya?
-
Komisi A DPRD DKI Soroti 'Timing' Modifikasi Cuaca Jakarta: Jangan Sampai Buang Anggaran!
-
Pakai Jaket Biru dan Topi Hitam, Wali Kota Madiun Maidi Tiba di KPK Usai Terjaring OTT
-
Horor di Serang! Makam 7 Tahun Dibongkar, Tengkorak Jenazah Raib Misterius
-
Kubu Nadiem akan Laporkan 3 Saksi ke KPK, Diduga Terima Duit Panas Chromebook, Siapa Mereka?
-
Wajah Baru Kolong Tol Angke: Usulan Pelaku Tawuran Disulap Jadi Skate Park Keren
-
Deretan 'Dosa' Bupati Pati Sudewo: Tantang Warga, Pajak 250 Persen, Kini Kena OTT KPK
-
Stop 'Main Aman', Legislator Gerindra Desak Negara Akhiri Konflik Agraria Permanen
-
Detik-detik Mencekam Polisi Rebut Kaki Ibu dari Cengkeraman Buaya 3 Meter di Tarakan