La Nyalla Mahmud Matalitti menyatakan siap bertarung di Pilkada Jawa Timur 2018 mendatang. Dirinya mengaku sudah menemui sejumlah petinggi partai di Jakarta untuk menggalang dukungan. Beberapa tokoh yang sudah didatangi Ketua Umum KADIN Jatim itu antara lain Ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat (PAN) Amien Rais dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
"Alhamdulillah kedua tokoh partai itu memberikan lampu hijau," katanya di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (5/7/2017).
Dirinya menyebut bahwa pembangunan Jawa Timur di bawah Gubernur Soekarwo sudah cukup bagus, namun perlu ditingkatkan lagi ke depannya.
"Jawa Timur akan lebih bagus pembangunan ekonominya jika dipimpin orang yang berpengalaman dibidang ekonomi," terang Mantan ketua umum PSSI itu.
Dia mengaku sudah menyiapkan visi untuk menjadi salah satu calon gubernur dalam meramaikan Pilkada Jatim 2018, yakni "Keadilan sosial harga mati, untuk Jawa Timur yang lebih makmur".
Sebelumnya, Wasekjend DPP Gerindra Andre Rosiade mengatakan bahwa La Nyalla merupakan figur yang tengah dibidik oleh Gerindra.
“Beliau salah satu nama yang dibidik oleh Gerindra untuk diusung menjadi cagub atau cawagub Jawa Timur 2018 mendatang,” ujar Andre ketika dihubungi.
Dalam dunia politik, La Nyalla disebut Andre sebagai salah satu tokoh yang berjasa dalam perjuangan memenangkan Prabowo di Pilpres 2014 silam. Untuk itu, Andre merasa perlu mendukung La Nyalla secara moril.
“Beliau bukan sosok baru bagi Partai Gerindra karena sebelumnya beliau pernah berjuang dan membantu pemenangan pak Prabowo pada saat Pilpres dan juga terdaftar sebagai anggota Gerindra" simpul Andre.
Baca Juga: Ini Alasan Gerindra akan Usung La Nyalla di Pilgub Jatim 2018
Saat ini, sambung Andre, Gerindra tengah melakukan evaluasi terhadap nama- nama yang diusung sebagai kandidat. Selama proses tersebut berlangsung, Andre mengimbau kepada La Nyala untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitas di kalangan masyarakat melalui beberapa langkah strategis.
“Pertama, beliau harus menjalin komunikasi secara intensif dengan masyarakat, kedua menjalin silahturahmi dengan tokoh- tokoh Jawa Timur, serta membuat kebijakan atau program kerja yang menarik sesuai dengan problematika yang terjadi di Jawa Timur,” jelasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar
-
Berduka dari Abu Dhabi, Megawati Kenang Kesederhanaan Keluarga Jenderal Hoegeng dan Eyang Meri